6 Penyebab Anjing Mengacak-acak dan Memainkan Makanannya

Melihat lebih banyak kibble berserakan di lantai daripada di mangkuk anjing Anda (atau perutnya) dapat membuat banyak orang bertanya-tanya mengapa anjing mereka lebih suka mengacak-acak dan memukul-mukul makanannya alih-alih memakannya.

Anjing mengacak-acak makanannya

Waktu bermain adalah bagian normal dari rutinitas harian setiap anjing. Mereka membutuhkannya untuk menghilangkan kebosanan dan melepaskan kelebihan energi yang terpendam. Tetapi terkadang batas antara waktu bermain dan waktu makan menjadi kabur.

Dalam artikel ini, kami akan mengeksplorasi enam kemungkinan alasan mengapa anjing mengacak-acak dan bermain-main dengan makanan mereka untuk membantu Anda mengetahui akar masalahnya.

Alasan Anjing Memainkan Makanannya

1. Kebosanan

Kebosanan adalah salah satu penyebab paling umum anjing memainkan makanannya. Jika anjing Anda merasa diabaikan atau tidak memiliki cara lain untuk menghabiskan energinya (bermain, jalan-jalan, olahraga, dan lain-lain), bukan hal yang aneh bagi mereka untuk menemukan cara baru untuk menghibur diri. Bermain dengan makanan juga merupakan cara anjing untuk menarik perhatian Anda.

Cara terbaik untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menjadwalkan waktu bermain sepanjang hari dan mengikuti rutinitas jalan-jalan harian anjing Anda. Juga, olahragakan anjing sebelum makan, karena di alam anjing harus berburu dulu sebelum mereka bisa makan.

Ini akan memungkinkan anjing untuk melepaskan semua energi yang terpendam dan belajar membedakan antara waktu bermain dengan waktu makan. Anda juga dapat memisahkan area makan dengan area bermain dan hanya memberi makan di area khusus ini saja.

2. Kebosanan Makanan

Alasan lain perilaku yang tidak biasa di sekitar makanan adalah karena anjing Anda bosan dengan menu yang ditawarkan. Jika anjing Anda makan hal yang sama setiap hari, dia mungkin menginginkan sedikit lebih banyak variasi dalam makanannya.

Cara yang bagus untuk mengatasi hal ini adalah dengan mencampurkan berbagai rasa makanan yang berbeda dan menawarkan kombinasi makanan basah dan kering untuk mengubah teksturnya (kecuali jika dokter hewan Anda menyarankan sebaliknya).

3. Kecemasan

Anjing enggan makan

Seperti anjing yang bosan, anjing yang cemas juga dapat bertingkah dan menemukan cara untuk menenangkan kecemasannya. Kecemasan bermanifestasi secara berbeda pada masing-masing anjing dan memiliki berbagai gejala, dua di antaranya adalah perilaku destruktif dan perilaku gelisah atau kompulsif.

Jika anjing Anda menunjukkan gejala kecemasan, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter hewan untuk mengetahui cara mengelola dan/atau mengobatinya.

4. Naluri Alami

Anjing pada dasarnya selalu ingin tahu dan senang mengeksplorasi hampir semua hal. Bila manusia berinteraksi dengan dunia di sekitar mereka lebih banyak melalui penglihatan, anjing menggunakan indra penciuman mereka. Jika Anda baru saja mengganti makanannya, misalnya, bukanlah hal yang aneh jika anjing Anda “menilai” apa yang ditawarkan dengan mengendus dan mendorong makanannya alih-alih langsung melahapnya.

Ini terutama berlaku jika Anda memiliki anak anjing. Anak anjing mengalami banyak hal untuk pertama kalinya, jadi wajar jika mereka ingin bermain dengan sesuatu yang baru dan menarik.

5. Memberi Makan Berlebihan

Jika anjing Anda meninggalkan banyak makanan di mangkuknya dan Anda melihatnya bermain-main dengan sisa makanannya, ini bisa menjadi tanda bahwa Anda memberinya makan terlalu banyak.

Tentu wajar jika Anda ingin memastikan anjing Anda tidak kelaparan, tetapi ada baiknya mempelajari panduan memberi makan anjing untuk mengetahui berapa banyak yang harus dia makan sesuai usia dan ukurannya.

6. Mencampur Permainan dan Makanan

Menawarkan banyak camilan dapat membuat anjing Anda tidak memahami perbedaan antara waktu ngemil dan waktu makan. Makanan yang dapat dia kunyah untuk jangka waktu yang lama (kunyahan rawhide dll) dapat diganti dengan mainan kunyah yang tidak dibuat dari bahan makanan.

Jika anjing Anda menjadi kurang bersemangat pada waktu makan, mungkin ada berbagai penyebab. Amati gejala kecemasan dan pertimbangkan kapan dan seberapa banyak anjing Anda berolahraga. Ini bisa menjadi kasus sederhana di mana dia hanya perlu lebih banyak berolahraga, diberi mainan untuk membuatnya sibuk ketika Anda tidak punya waktu untuk bermain, dan diberi makan hanya setelah berolahraga.

Komentar Anda