Daftar Lengkap Makanan Sigung, Hewan Unik yang Mulai Banyak Dipelihara

Sigung alias skunk biasanya terlihat di halaman belakang dan sering kali dianggap sebagai hama. Di sisi lain, banyak orang menjadikan mamalia kecil yang cerdas namun ganas ini sebagai hewan peliharaan. Untuk sejumlah alasan, Anda mungkin bertanya-tanya apa yang sering dimakan sigung. Oke, kami akan membahasnya di artikel ini.

Harga Sigung

Inilah jawabannya. Sigung adalah omnivora yang berarti mereka memakan daging dan tumbuhan. Oleh karena itu, sigung akan memakan serangga, tikus kecil, serta buah beri dan kacang-kacangan. Di bawah ini adalah daftar makanan yang lebih lengkap yang dikenal sering dimakan oleh sigung.

Daftar Makanan Sigung

Hewan

Mamalia kecil – Sigung secara teratur memakan tikus rumah, tikus sawah, mole, dan mamalia kecil lainnya, tetapi biasanya di musim salju (di luar negeri).

Kadal dan salamander – Kadal kecil seperti salamander, skink, atau kadal anolis merupakan sumber protein yang bagus untuk sigung.

Katak – Sigung akan memakan apa saja yang lebih kecil dari mereka, termasuk katak dan kodok.

Ular – Sigung bahkan akan berburu dan memakan ular berbisa karena sigung kebal terhadap bisa ular.

Ikan – Sigung lebih suka berburu di darat, tetapi terkadang juga memakan ikan. Jika Anda memiliki kolam koi, hati-hati dengan sigung.

Burung – Meskipun sigung biasanya tidak memakan burung terbang kecuali mereka jatuh, mereka dikenal memakan ayam. Lihat lebih lanjut tentang ini dibahas bawah.

Telur – Sigung adalah pencuri telur yang terkenal jahat dan akan menangkap apa pun yang mereka bisa, terutama telur ayam jika mereka masuk ke dalam kandang.

Serangga

Tawon dan lebah madu – Sigung sebenarnya adalah salah satu predator utama lebah madu. Induk sigung akan mengajari anaknya cara menggaruk sarang lebah dan memakan lebah yang keluar untuk menyelidiki keributan tersebut.

Belatung, cacing tanah, dan larva – Sigung sering terlihat menggali lubang untuk berburu cacing tanah, belatung, dan larva serangga.

Jangkrik, kumbang, dan serangga kecil lainnya – Dalam hal invertebrata, sigung tidak pilih-pilih dan akan memakan hampir semua jenis serangga atau cacing.

Tanaman

Beri dan kacang-kacangan – Sigung suka makan banyak jenis beri serta kacang-kacangan seperti kacang kenari, kecang pecan, dan kacang hickory.

Daun, rumput, dan jamur – Untuk menyeimbangkan makanan mereka, sigung juga makan banyak sayuran, beberapa akar, dan jamur seperti jamur liar.

Lainnya

Sampah manusia – Mirip dengan rakun dan hewan malam lainnya yang memulung makanan, sigung akan masuk ke tempat sampah dan membuat kekacauan saat mencari makanan.

Makanan hewan peliharaan – Karena sigung perkotaan menjadi lebih bergantung pada manusia untuk mendapatkan makanan, mereka telah mengetahui bahwa makanan kucing dan anjing adalah sumber makanan yang mudah.

Pakan burung – Sigung juga dikenal sebagai hama pakan burung yang umum. Pastikan Anda menggunakan penyekat di tiang pakan burung Anda.

Umpan sigung – Jika Anda mencoba menjebak sigung yang menjadi hama di halaman Anda, orang-orang telah berhasil dengan menggunakan makanan kucing kaleng, ikan tuna, sarden, bacon renyah, atau roti dengan selai kacang.

Kapan Sigung Makan dan Berburu?

Makanan Sigung

Karena sigung adalah nokturnal, mereka kebanyakan berburu makanan dan mencari makan mulai sore hari sampai sepanjang malam dan kembali ke sarangnya untuk tidur di siang hari. Meskipun mereka memiliki kebiasaan terutama di malam hari, sigung terkadang terlihat di siang hari, biasanya ketika cuaca lebih hangat.

Apakah Sigung Makan Ayam?

Sigung jelas merupakan ancaman besar bagi ayam, anak ayam, dan telurnya. Sigung terkenal suka masuk ke kandang ayam dan merampok semua yang bisa mereka makan. Sementara ayam itu sendiri mungkin terlalu besar untuk dimakan, sigung pasti akan memangsa telur dan anak ayam yang tidak berdaya dengan cepat dan bahkan mungkin menyerang dan menganiaya ayam dewasa.

Karena tubuh mereka yang pendek dan kekar, sigung adalah penggali yang sangat baik dan biasanya akan masuk ke kandang dengan cara ini. Sigung tidak dikenal sebagai pemanjat, jadi memanjat pagar mungkin bukan cara yang mereka sukai untuk memasuki kandang.

Untuk menjauhkan sigung dari ayam Anda, Anda harus memastikan pagar ayam Anda terpendam jauh di dalam tanah. Jika Anda menangkap sigung yang menyerang ayam Anda, agar tidak terkena semprotan Anda bisa mencoba menggunakan perangkap sigung.

Apakah Sigung Memakan Kucing?

Tidak, sigung tidak memakan kucing. Seekor kucing terlalu besar untuk dimakan sigung, namun jika anak kucing yang tidak berdaya dibiarkan tanpa pengawasan, ada kemungkinan sigung akan memakannya. Jadi, jaga anak kucing kecil tetap di dalam rumah dengan aman jika Anda melihat ada sigung di sekitar halaman Anda.

Apakah Sigung Menyerang Kucing?

Seperti yang kami sebutkan, sigung tidak mengincar dan memakan kucing, tetapi mereka menyukai makanan kucing. Jika Anda memiliki kucing dalam/luar ruangan yang secara teratur diberi makan di luar ruangan, waspadalah terhadap sigung.

Jika seekor sigung datang ke sepiring makanan kucing dan seekor kucing menghalangi jalannya, dia mungkin akan menyerang kucing itu dengan cara apa pun yang diperlukan untuk merebut makanannya. Jadi, berhati-hatilah terhadap sigung saat berhubungan dengan kucing di luar ruangan.

Apa yang Dimakan Bayi Sigung?

Selama 2 bulan pertama kehidupan mereka, sigung menyusui anaknya. Sang ibu akan pergi mencari makan di malam hari dan kembali ke anak-anaknya di sarang untuk merawat mereka. Setelah mereka mencapai usia sekitar 2 bulan, bayi akan keluar dari sarang dan mulai belajar dengan bimbingan ibu cara mencari makan dan merawat diri mereka sendiri. Pada usia 4 bulan mereka adalah replika kecil dari sigung dewasa.

Sigung jantan tidak ikut membesarkan bayi. Jika Anda menemukan bayi sigung dan ingin tahu apa yang harus Anda berikan makan, bubuk esbilac yang merupakan alternatif susu untuk anak anjing bisa dipakai sampai mereka cukup besar untuk memakan makanan padat.

Apakah Bayi Sigung Menyemprot?

Ketika bayi sigung baru berusia sekitar satu minggu, mereka sudah bisa mengeluarkan aroma. Begitu mereka berusia sekitar satu bulan, mereka mulai belajar bagaimana mempertahankan diri dengan semprotan mereka. Ketika anakan telah mencapai usia sekitar 4 bulan, mereka dapat menyemprot dengan akurat dan tidak terlalu takut dengan pemangsa.

Komentar Anda