Apakah Ikan Badut Bisa Hidup di Air Tawar? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Film Finding Nemo benar-benar menggoda pikiran. Pertama, film ini membuat kita berpikir bahwa ikan badut alias clownfish adalah ikan kecil yang lugu. Mereka sebenarnya tidak demikian. Kedua, film ini juga membuat kita berasumsi bahwa ikan badut bisa hidup di akuarium bulat kecil seperti ikan mas koki, dan faktanya juga tidak demikian.

Ikan Badut Air Tawar

Ikan badut, ikan giru, ikan Nemo, atau clownfish adalah ikan air laut (air asin). Dan jika Anda seorang pemula yang baru pertama kali menekuni hobi ini, memelihara ikan air laut bisa terasa sangat sulit dan merepotkan.

Tapi apakah ada trik yang bisa kita lakukan untuk mengadaptasikan ikan badut dengan air tawar? Bisakah ikan badut hidup di air tawar? Kami akan menjawab semua pertanyaan ini dan beberapa pertanyaan lainnya. Baca terus artikel ini.

Bisakah Ikan Badut Hidup di Air Tawar?

Tidak, clownfish tidak bisa hidup di air tawar. Ini karena ikan air laut memiliki air asin di dalam tubuhnya sendiri. Dan ketika air tawar masuk ke dalam tubuhnya melalui osmosis, ini akan menyebabkan sel-sel ikan membengkak dan menyebabkan kematiannya.

Ikan badut, seperti semua ikan air laut, terbiasa dengan kondisi hipertonik. Jadi jika Anda mengekspos mereka ke larutan hipotonik seperti air tawar, itu akan menggembungkan sel-sel tubuh mereka. Dan akibatnya adalah kematian yang cepat dan menyakitkan.

Tidak peduli berapa lama Anda mengaklimatisasikan ikan badut Anda atau berapa generasi ikan yang sudah Anda besarkan, ginjal dan insang ikan badut tidak dibuat untuk menangani air tawar, dan mereka tidak akan bertahan lama.

Nah sekarang kami akan masuk ke pembahasan mengapa ikan badut tidak bisa bertahan hidup di air tawar. Mari simak bersama.

Mengapa Ikan Badut Tidak Bisa Hidup di Air Tawar?

Untuk memahami mengapa ikan badut atau clownfish tidak bisa hidup di air tawar, Anda perlu membiasakan diri dengan istilah-istilah seperti osmosis, hipertonisitas, dan hipotonisitas.

Apa Itu Osmosis?

Bayangkan sebuah wadah berisi 100 ml air dan Anda menambahkan sekitar 15 gram gula ke dalamnya. Gulanya larut dalam air. Jadi, gula adalah zat terlarut, air adalah pelarut, dan campuran gula-air adalah larutan. Lalu bayangkan Anda memiliki wadah kedua berisi 100 ml air dan Anda menambahkan sekitar 45 gram gula ke dalamnya. Sekarang, Anda memiliki dua wadah berisi campuran konsentrasi zat terlarut yang berbeda.

Dan inilah bagian pentingnya.

Larutan dengan konsentrasi zat terlarut lebih rendah bersifat hipotonik. Dan larutan dengan konsentrasi zat terlarut yang lebih tinggi adalah hipertonik. Larutan gula pertama bersifat hipotonik terhadap larutan kedua. Sedangkan larutan gula kedua hipertonik terhadap yang pertama.

Selanjutnya, bayangkan Anda memiliki gelas kimia yang telah dibagi di tengah dengan membran permeabel. Membran harus sedemikian rupa sehingga pori-porinya terlalu kecil untuk dilewati molekul gula tetapi cukup besar untuk dilewati molekul air.

Tambahkan larutan hipotonik ke satu sisi gelas dan larutan hipertonik ke sisi lain. Karena larutan hipertonik memiliki konsentrasi air yang lebih rendah daripada larutan hipotonik, gradien konsentrasi air akan muncul melintasi membran. Molekul air akan bergeser dari konsentrasi air yang lebih tinggi ke konsentrasi air yang lebih rendah sampai kedua larutan menjadi isotonik.

Keseimbangan pun tercapai pada titik ini.

Penjelasan Ilimiah Osmosis

Osmosis mengacu pada difusi molekul air yang melintasi membran permeabel dari area dengan konsentrasi tinggi ke area dengan konsentrasi lebih rendah.

Perhatikan baik-baik. Air keluar dan masuk sel melalui osmosis. Jika sel berada dalam larutan hipertonik, berarti larutan tersebut memiliki konsentrasi air yang lebih rendah daripada sitosol sel. Air bergerak keluar dari sel sampai larutan di kedua sisi menjadi isotonik.

Di sisi lain, sel-sel yang ditempatkan dalam larutan hipotonik akan mengambil air melintasi membran mereka sampai sitosol dan larutan eksternal menjadi isotonik. Sel biologis yang tidak memiliki dinding sel yang kaku, seperti sel darah merah, akan membengkak dan pecah bila ditempatkan dalam larutan hipotonik.

Sekarang ketika ditempatkan dalam larutan hipertonik, sel tanpa dinding sel akan kehilangan air ke lingkungan, mengerut, dehidrasi, dan mungkin mati. Osmosis dapat memiliki dampak yang bisa mengancam nyawa pada organisme.

Ikan Badut dan Osmosis

Gambar ikan badut

Jika ikan air laut seperti ikan badut yang sel-selnya isotonik dengan air laut ditempatkan di air tawar, sel-sel ikan tersebut akan kelebihan air, membengkak, dan ikan akan mati. Kami akan menyentuh topik ini lagi.

Seperti yang Anda ketahui, air laut memiliki konsentrasi garam yang lebih tinggi. Jadi, air laut bersifat hipertonik. Oleh karena itu, konsentrasi garam jauh lebih tinggi di luar sel (di laut) daripada di dalam sel ikan badut. Oleh karena itu, air terus-menerus ditarik keluar dari tubuh ikan badut.

Namun lebih dari satu miliar tahun ikan badut telah beradaptasi dengan osmoregulasi dengan terus-menerus meminum lebih banyak air daripada jumlah yang dihisap keluar dari tubuh mereka. Ini membantu memastikan mereka selalu memiliki cukup air dalam tubuh mereka. Selain itu, ginjal dan insang ikan badut, seperti kebanyakan organisme laut, telah dirancang khusus untuk menyaring kelebihan garam dari tubuh dengan buang air kecil.

Dalam kasus ikan air tawar, yang terjadi adalah sebaliknya. Ikan-ikan ini hidup di lingkungan hipotonik, artinya konsentrasi garam di dalam tubuhnya jauh lebih tinggi daripada konsentrasi garam di air. Akibatnya, air terus-menerus ditarik ke dalam tubuh mereka. Dan mereka mengimbanginya dengan terus-menerus buang air kecil untuk mencegah sel-sel meledak.

Jadi, intinya di sini adalah bahwa ikan air asin harus terus-menerus minum air untuk menjaga keseimbangan dalam selnya. Sebaliknya, ikan air tawar harus terus-menerus buang air kecil agar sel-selnya tidak pecah.

Nah, kami harap Anda paham sekarang.

Tanya Jawab

Bisakah Kita Meniru Setup Akuarium di Film Finding Nemo?

Tidak, tidak mungkin merangkai ulang akuarium air laut yang terinspirasi Finding Nemo. Setidaknya selusin masalah kompatibilitas akan muncul. Selain itu, ikan seperti Gill, yaitu Moorish Idol, bisa sangat sulit untuk dibesarkan di penangkaran.

Bisakah Ikan Air Tawar Hidup di Air Laut?

Tidak, ikan air tawar seperti ikan mas koki dan guppy sama sekali tidak bisa hidup di air laut. Jika mereka terkena air asin, air di dalam tubuh mereka akan keluar dari sel mereka. Dan akibatnya, ikan akan mati karena dehidrasi dalam beberapa menit.

Namun para ilmuwan Australia baru-baru ini menemukan bahwa ikan mas koki menjadi spesies invasif di muara dengan tingkat salinitas yang jauh lebih tinggi daripada biasanya!

Ikan Air Laut Apa yang Bisa Hidup di Air Tawar?

Beberapa spesies ikan air laut dapat hidup di air tawar untuk jangka waktu tertentu. Mereka dikenal sebagai ikan anadromous. Ikan ini lahir di air tawar, bermigrasi ke air laut selama sisa hidup mereka, dan kembali ke air tawar hanya untuk bertelur.

Contoh ikan anadromous adalah salmon, sturgeon, striped bass, smelt, shad, trout laut, three-spined stickleback, dan lamprey laut.

Kesimpulan

Ikan badut alias clownfish adalah ikan air laut. Mereka tidak dapat bertahan hidup di akuarium air tawar. Saat terkena air tawar, air masuk ke tubuh mereka melalui osmosis, menyebabkan sel-sel ikan membengkak dan meledak, yang tentu saja berakibat fatal.

Ikan badut, seperti kebanyakan ikan air asin, sering diberi air tawar (freshwater dip) untuk menghilangkan bakteri dan parasit yang menempel padanya. Ini adalah praktik umum dan juga cukup efektif. Namun jika ikan Anda menunjukkan ketidaknyamanan, Anda harus segera memindahkannya ke lingkungan air laut lagi.

Dan jangan berkecil hati. Jika akuarium air laut tidak memungkinkan saat ini, ada beberapa spesies ikan air tawar yang memiliki beberapa kesamaan dengan ikan badut, entah itu garis-garis ikonik atau warna oranye terangnya. Selamat memelihara ikan!

Komentar Anda