9 Jenis Ikan Hias yang Mudah Dibudidayakan di Akuarium Rumahan

Memelihara ikan hias itu seru dan menyenangkan, tapi lebih asyik lagi jika Anda juga bisa membudidayakannya sendiri di rumah. Ikan hasil budidaya sendiri bisa menambah koleksi Anda atau dijual untuk mendapatkan pemasukan tambahan. Tidak semua ikan mudah dikembangbiakkan di akuarium rumah, kebanyakan justru termasuk sulit dilakukan kecuali oleh breeder atau aquarist berpengalaman.

Tapi ikan-ikan yang ada di daftar ini relatif mudah diperbanyak jika Anda sudah mempelajari caranya.

Budidaya ikan hias

Dan berikut adalah jenis-jenis ikan hias cantik yang paling mudah dibudidayakan di akuarium rumah.

Jenis Livebearer (Ikan yang Melahirkan Burayak / Bayi Ikan)

1. Guppy

Budidaya ikan guppy

Dengan kemungkinan pengecualian convict cichlid, tidak ada ikan tropis lain yang lebih mudah berkembang biak selain guppy. Ada jargon menarik di kalangan aquarist: “Untuk membiakkan guppy, cukup tambahkan air.” Dan itu adalah ungkapan yang sangat akurat.

Yang diperlukan untuk membiakkan guppy adalah air yang cukup bersih dan setidaknya satu pejantan dan betina (walaupun disarankan untuk memelihara lebih banyak betina daripada jantan). Dan karena ikan ini adalah livebearer (dan bayinya lahir dengan sempurna), mereka cenderung memiliki tingkat kelangsungan hidup burayak yang tinggi.

Fakta menarik lainnya, kebanyakan aquarist berusaha mencari cara untuk menghentikan ikan guppynya berkembang biak karena mereka sering memenuhi akuarium dengan bayi-bayinya.

2. Platy

Budidaya ikan platy

Ikan livebearer lainnya, platy, hampir semudah guppy untuk berkembang biak. Namun tidak seperti guppy (yang jarang memakan anak-anaknya), platy aktif berburu bayinya sendiri. Karena itu, tingkat kelangsungan hidup platy yang baru lahir cenderung sangat rendah kecuali akuarium mereka memiliki tanaman terapung yang padat dan banyak tempat persembunyian.

Namun jika seekor ikan platy betina ditempatkan di akuarium pembiakan dan dikeluarkan segera setelah melahirkan, maka ikan ini akan berkembang biak seperti kelinci, atau lebih tepatnya seperti guppy.

3. Molly

Budidaya ikan molly

Meskipun ikan molly cenderung sangat mudah berkembang biak dalam kondisi sempurna, mereka adalah ikan yang rewel dan umumnya tidak direkomendasikan untuk seseorang yang baru mengenal hobi ini. Tetapi jika molly tetap sehat dan kondisi kehidupan yang tepat disediakan, maka ikan ini menjadi sangat produktif.

Dan ketika dipelihara di akuarium satu spesies, dengan ikan dewasa yang cukup diberi makan dan ada tanaman air yang lebat, banyak burayaknya akan bertahan hidup hingga dewasa. Tetapi jika mereka dipelihara di akuarium komunitas, hanya sedikit atau bahkan tidak ada burayak yang akan lolos dari sergapan ikan-ikan lain yang lapar.

4. Ameca Splendens (Butterfly Splitfin atau Butterfly Goodeid)

Budidaya ikan ameca

Meskipun ameca splendens pernah populer dalam hobi ikan hias, mereka tidak lagi disukai dalam beberapa tahun terakhir dan cenderung sulit ditemukan. Fakta bahwa mereka adalah penggigit sirip tanpa henti dan tidak cocok hidup di sebagian besar akuarium komunitas semakin menenggelamkan popularitas mereka.

Tapi ameca splendens adalah ikan yang mudah berkembang biak dengan metode reproduksi yang menarik. Meskipun secara teknis merupakan livebearer, ameca splendens adalah bagian dari keluarga Goodeinae dan reproduksi mereka lebih mirip dengan manusia daripada ikan livebearer lainnya.

Burayak ameca splendens diberi makan melalui trofotaenia, yang seperti tali pusar. Setelah induknya melahirkan anakan yang hampir setengah ukurannya, trofotaenia seringkali terlihat masih menempel pada ikan yang baru lahir.

Cichlid

5. Convict Cichlid

Budidaya ikan Convict Cichlid

Ikan ini memberikan salah satu pengalaman budidaya terbaik dalam hobi akuarium. Convict cichlid menunjukkan perilaku perawatan orang tua yang luar biasa untuk ukuran ikan dan induknya rajin menjaga telur dan burayaknya.

Kelemahan dari perilaku pengasuhan anakan seperti ini adalah indukan convict cichlid tak segan menyerang ikan lain di akuarium mereka (terlepas dari ukurannya) untuk mengusir mereka dari anak-anaknya. Bahkan ada laporan indukan convict membunuh seekor oscar dewasa saat berkembang biak.

Tetapi jika convict cichlid dipelihara dalam akuarium khusus yang terpisah, seluruh proses pembiakan akan menarik untuk ditonton. Namun begitu convict sudah mulai berkembang biak, hampir tidak mungkin untuk menghentikan mereka. Biasanya hanya membutuhkan waktu beberapa bulan sebelum akuarium benar-benar dibanjiri dengan anak-anak convict.

6. Firemouth Cichlid

Budidaya ikan Firemouth Cichlid

Salah satu cichlid paling awal yang dipelihara orang dalam hobi ini, firemouth cichlid kini tidak terlihat sesering dulu, tetapi mereka tetap menjadi salah satu ikan akuarium yang paling mudah untuk berkembang biak. Mereka menunjukkan tingkat pengasuhan yang hampir sama dengan convict cichlid, namun mereka lebih jarang berkembang biak dan kurang agresif.

Anda akan senang melihat bagaimana sepasang indukan firemouth cichlid dengan hati-hati menjaga telur mereka sambil mengipasinya dengan lembut, dan kemudian menggiring anak-anak mereka yang baru lahir di sekitar akuarium. Tapi seperti kebanyakan cichlid, firemouth akan menjadi sangat teritorial selama berkembang biak dan akan mengusir ikan di dekatnya.

7. Kribensis Cichlid

Budidaya ikan Kribensis Cichlid

Sebagai cichlid sungai kecil, kribensis cichlid sangat mudah berkembang biak. Ikan ini menunjukkan perilaku perawatan induk yang sangat baik, tetapi tanpa agresivitas ekstrim seperti pada beberapa spesies cichlid yang lebih besar, meskipun mereka masih menjaga telur dan burayaknya. Karena itu, akuarium pembiakan khusus spesies ini direkomendasikan.

Ikan Lainnya

8. Zebra Danio

Budidaya ikan Zebra Danio

Salah satu ikan yang paling kuat dan paling mudah untuk dikembangbiakkan, ikan zebra danio adalah ikan yang sempurna bagi siapa saja yang ingin mencoba budidaya ikan hias. Meski ikan ini akan bertelur hampir terus menerus di akuarium komunitas, kecil kemungkinannya bagi seorang aquarist untuk melihat burayak ikan zebra. Ikan dewasa dan ikan lainnya biasanya akan memakan setiap telur di akuarium dan semua burayak yang bisa menetas.

Agar anakan ikan zebra danio dapat bertahan hidup, ikan ini harus dibiakkan di akuarium pembiakan khusus. Kelereng harus melapisi bagian bawah akuarium pembiakan untuk memungkinkan telur jatuh di sela-selanya dan aman dari jangkauan ikan dewasa yang lapar. Setelah ikan bertelur, ikan dewasa harus segera dikeluarkan dari akuarium sehingga telur dan burayaknya aman.

9. Rosy Red Minnow

Budidaya ikan Rosy Red Minnow

Kerap dipandang sebelah mata, ikan rosy red minnow biasanya hanya ditemukan di akuarium ikan pakan dan ember umpan memancing. Tetapi ikan ini sebenarnya adalah salah satu ikan yang paling mudah untuk berkembang biak. Dan mereka juga salah satu dari sedikit ikan air tawar di luar cichlid yang menunjukkan perilaku pengasuhan indukan.

Saat berkembang biak, seekor rosy red minnow jantan akan mengklaim sebuah gua dan mempertahankannya dari semua pendatang. Dia kemudian akan membujuk betina ke dalam gua untuk bertelur sampai gua penuh.

Begitu dia merasa ada cukup telur, dia akan menjaganya dengan penuh semangat sampai menetas. Karena ikan dewasa jarang memangsa burayak, anakan ikan ini memiliki tingkat kelangsungan hidup yang sangat baik di akuarium khusus spesies.

Membiakkan ikan adalah salah satu aspek pemeliharaan ikan yang paling bermanfaat dan harus dicoba oleh semua orang setidaknya sekali. Tetapi sebelum Anda mencoba salah satu ikan yang lebih produktif, penting untuk memastikan bahwa Anda memiliki rencana untuk menangani banyak sekali burayak ikan yang pasti akan lahir dan memenuhi akuarium Anda.

Komentar Anda