4 Alasan Ikan Guppy Cocok Dicampur Ikan Sapu-sapu | Faunaku
Home » Ikan » 4 Alasan Ikan Guppy Cocok Dicampur Ikan Sapu-sapu

4 Alasan Ikan Guppy Cocok Dicampur Ikan Sapu-sapu

Tahukah Anda, ikan guppy dapat hidup dengan ikan sapu-sapu (pleco) di dalam akuarium yang sama karena kedua spesies tersebut relatif jinak dan membutuhkan kondisi air yang serupa, termasuk pH dan suhu. Namun beberapa spesies ikan sapu-sapu dapat tumbuh besar dan memakan ikan guppy, jadi sapu-sapu jenis bristlenose pleco yang relatif lebih kecil akan menjadi pilihan yang lebih baik.

Gambar ikan guppy

Dalam artikel ini, kami akan membagikan beberapa trik yang akan membantu Anda mencampur ikan guppy dan sapu-sapu dengan sukses di akuarium yang sama. Trik-trik ini menjadi berguna begitu konflik muncul karena bisa menghilangkan kondisi stres yang mendasarinya, seperti kondisi air yang tidak sesuai.

Ikan Guppy dan Sapu-sapu: Bisakah Mereka Hidup Bersama?

Ikan guppy berpotensi hidup damai dengan ikan sapu-sapu, terutama jika Anda mendapatkan jenis yang tepat, seperti bristlenose pleco. Sapu-sapu dapat hidup dengan sebagian besar ikan. Kuncinya adalah membuat mereka nyaman dan cukup makan. Jika mereka memiliki akuarium berukuran besar dan makanan yang cukup, mereka tidak akan membuat masalah.

Guppy juga sama. Mereka adalah ikan komunitas yang tidak keberatan berbagi akuarium mereka dengan ikan sapu-sapu. Jika Anda membandingkan dan membedakan ciri ikan sapu-sapu dan guppy, Anda akan mengetahui ada empat alasan utama mengapa kedua ikan ini cocok dipelihara bersama.

1. Perbedaan Ukuran Kecil

Ukuran adalah kekhawatiran terbesar menyangkut ikan sapu-sapu dan guppy. Itu karena ikan guppy memiliki ukuran rata-rata 5 cm. Sapu-sapu, di sisi lain, bisa mencapai 60 cm. Mereka adalah jenis ikan yang cukup besar. Jika Anda memiliki pengalaman dengan ikan, Anda tahu bahwa ikan yang lebih besar cenderung memakan ikan yang lebih kecil.

Ikan akan memakan apa saja yang bisa mereka masukkan ke dalam mulutnya. Namun untuk ikan sapu-sapu dan guppy, perbedaan ukuran tidak terlalu menjadi masalah. Itu karena sapu-sapu hadir dalam berbagai ukuran. Memang sapu-sapu yang paling umum relatif lebih besar, dengan ukuran rata-rata 50 cm. Itulah yang kebanyakan dijual di toko ikan hias.

Namun jika Anda khawatir dengan perbedaan ukuran antara kedua spesies tersebut, ikan sapu-sapu tersedia dalam berbagai jenis, beberapa di antaranya berukuran relatif kecil. Misalnya, beberapa bristlenose pleco hanya memiliki panjang 7,5-12 cm.

Contoh lain adalah clown peckoltia alias clown pleco, yang rata-rata berukuran 7,5 cm. Jika Anda tidak ingin memasangkan ikan guppy Anda dengan ikan yang jauh lebih besar, carilah jenis sapu-sapu yang lebih kecil. Namun demikian, Anda harus memastikan bahwa jenis yang Anda beli akan tetap kecil seiring pertumbuhannya.

2. Temperamen yang Damai

Ikan sapu-sapu adalah ikan komunitas yang menarik yang dapat hidup damai dengan sebagian besar ikan akuarium lainnya karena mereka adalah makhluk nokturnal. Mereka menghabiskan sebagian besar hari bersembunyi, hanya muncul di malam hari. Beberapa sapu-sapu akan meninggalkan kebiasaan malam mereka setelah bergabung dengan akuarium komunitas.

Tetapi dalam kebanyakan kasus, mereka lebih memilih untuk tidak terlihat di siang hari. Selain itu, mereka adalah penghuni area bawah yang akan menghindari bagian atas akuarium yang sering dikunjungi ikan guppy. Oleh karena itu, bahkan ketika marah, kedua spesies ini tidak akan bertemu satu sama lain.

Umumnya, ikan sapu-sapu akan sibuk sendiri. Tidak berlebihan untuk menyebut mereka ikan yang damai. Guppy sama damainya. Mereka adalah makhluk sosial yang menikmati kebersamaan dengan ikan lain. Mereka mungkin menunjukkan agresi terhadap guppy lain, tetapi mereka jarang memusuhi spesies yang berbeda, terutama jika spesies itu lebih besar daripada mereka.

3. Kebutuhan Air Serupa

Kondisi akuarium mungkin menjadi tantangan bagi sebagian orang. Secara keseluruhan, ikan sapu-sapu dan guppy dapat bertahan hidup di perairan yang sama. Ikan guppy membutuhkan suhu 24-28 derajat Celsius, pH 6,8-7,8, dan air yang sedikit lebih keras.

Sedangkan ikan sapu-sapu membutuhkan suhu 24-26 derajat Celsius, pH 7,0-8,0, dan alkalinitas berkisar antara 3 dan 10dKH. Parameter kedua spesies ini tidak berbeda secara drastis. Namun Anda mungkin memiliki masalah dengan ukuran akuarium.

Ikan sapu-sapu biasanya kecil ketika mereka masih muda, kira-kira berukuran 5 cm. Tetapi mereka menjadi jauh lebih besar seiring bertambahnya usia. Sapu-sapu rata-rata membutuhkan akuarium berkapasitas 500 literan, meski ini tidak berlaku untuk setiap ikan sapu-sapu.

Bristlenose pleco, misalnya, dapat hidup di akuarium 100 liter. Gold nugget pleco membutuhkan setidaknya 200 liter. Ukuran ikan akan menentukan ukuran akuarium. Semakin besar sapu-sapu, semakin besar pula akuarium yang dibutuhkan.

Hal yang sama berlaku untuk jumlah. Jika Anda ingin memelihara banyak ikan sapu-sapu, Anda membutuhkan akuarium besar. Jika Anda tidak ingin membeli akuarium besar yang mahal, Anda tidak perlu repot-repot memelihara sapu-sapu di akuarium guppy Anda.

Di sisi lain, jika akuarium Anda dapat menampung banyak sapu-sapu, Anda tidak akan kesulitan memasukkan ikan guppy ke dalamnya. Mereka adalah ikan yang relatif kecil yang tidak membutuhkan banyak ruang. Juga, seperti yang telah disebutkan, mereka berenang di bagian akuarium yang berbeda dengan sapu-sapu.

4. Sapu-sapu Bukan Pemakan Pilih-pilih

Biasanya, saat memasukkan ikan baru ke akuarium, Anda harus melakukan sedikit perubahan pada pola makan. Misalnya, udang membutuhkan makanan yang berbeda dengan ikan, dan mungkin tidak akan tumbuh sehat hanya dengan memakan pelet dan serpihan.

Untungnya, ikan sapu-sapu tidak banyak menuntut. Mereka adalah pemakan area bawah yang biasanya memakan alga dan wafer alga yang tenggelam. Artinya, Anda dapat memberi makan ikan guppy seperti yang Anda lakukan sebelum menambahkan sapu-sapu ke akuariumnya, dan keduanya akan tumbuh dengan baik.

Namun Anda harus sedikit mengurangi frekuensi pembersihan akuarium. Ini karena ikan sapu-sapu memakan sisa-sisa makanan dan ganggang. Jadi ,akuarium yang terlalu bersih dapat mengganggu dan merusak pola makan mereka.

Cara Membuat Ikan Guppy dan Sapu-sapu Hidup Berdampingan

Gambar ikan sapu-sapu kecil

Sapu-sapu adalah ikan yang jinak, tetapi itu tidak menjamin mereka akan hidup berdampingan secara damai dengan guppy Anda. Jika Anda telah mengamati beberapa perilaku agresif di dalam akuarium, berikut adalah cara untuk meredakan kekerasan:

1. Beri Makan Kedua Spesies dengan Benar

Seperti disebutkan di atas, ikan sapu-sapu tidak akan menimbulkan masalah jika mereka nyaman dan cukup makan. Makhluk itu memakan ganggang, dan untuk itu, orang menggunakannya untuk menjaga akuarium mereka tetap bersih. Namun bukan berarti sapu-sapu hanya bisa bertahan hidup dengan makan alga saja.

Baca Juga:  13 Fakta Menarik Tentang Berbagai Jenis Ikan Gurami

Dalam beberapa kasus, akan lebih baik jika Anda melengkapi makanan mereka dengan makanan seperti mentimun dan kacang polong yang dikupas. Sapu-sapu yang kekurangan gizi, yang hanya memakan alga, dapat menyerang ikan guppy Anda. Mereka tidak akan ragu untuk memakannya untuk bertahan hidup.

Jika akuarium Anda tidak memiliki ganggang, suplemen yang disebutkan di atas adalah wajib. Anda juga harus mempertimbangkan untuk menambahkannya jika sapu-sapu Anda tampak kurus dan tidak tumbuh sebagaimana mestinya. Hal yang sama berlaku untuk guppy, yang mungkin menggigiti sapu-sapu Anda atau ganggangnya saat kelaparan.

Oleh karena itu, Anda harus memberi makan guppy dengan jumlah makanan yang dapat mereka habiskan dalam waktu dua hingga tiga menit. Jika mereka sudah selesai makan sebelum waktu itu, tuangkan lagi. Ini penting terutama jika mereka berbagi akuarium dengan ikan agresif yang makan makanan yang sama.

2. Pilih Jumlah Ikan yang Tepat

Ikan sapu-sapu memang ikan damai yang tidak mungkin bertindak agresif terhadap teman seakuarium mereka. Tapi itu terutama berlaku untuk akuarium yang hanya berisi satu ekor sapu-sapu. Memelihara beberapa sapu-sapu dalam akuarium yang sama akan memantik konflik.

Pertama-tama, karena ukurannya yang sangat besar, menampung dua ekor atau lebih ikan sapu-sapu membutuhkan akuarium berukuran 1000 liter atau lebih, yang tidak dimiliki kebanyakan aquarist. Kedua, di hadapan jenisnya, sapu-sapu bisa menjadi sangat teritorial, dan itu bisa menyebabkan agresi.

Demi kebaikan komunitas akuatik Anda, Anda harus memelihara satu ekor ikan sapu-sapu di setiap akuarium. Jumlah yang lebih tinggi dapat bersaing memperebutkan wilayah dan makanan.

Untuk ikan guppy, Anda membutuhkan setidaknya tiga betina untuk setiap ikan jantan demi menjaga kedamaian. Jika Anda memiliki terlalu banyak jantan, mereka mungkin menjadi agresif terhadap satu sama lain dan teman satu akuariumnya.

3. Tambahkan Beberapa Tanaman

Ikan sapu-sapu membutuhkan tempat persembunyian sebanyak yang bisa Anda sediakan. Itu meliputi tanaman air, batang kayu, dan gua. Tapi Anda harus menerapkan perawatan untuk tanaman hidup. Sapu-sapu diketahui akan menghancurkan tanaman dalam upaya untuk memakan ganggang yang menempel di sana.

Tanaman berdaun lebar tidak cocok untuk akuarium berisi sapu-sapu. Anda dapat memprioritaskan tanaman keras atau spesies seperti Java moss yang tingkat pertumbuhannya cepat. Sapu-sapu mungkin berperilaku agresif di akuarium yang kekurangan dedaunan. Mereka perlu merasa aman di siang hari.

Tanpa tempat persembunyian yang layak, ikan sapu-sapu Anda mungkin akan bertingkah. Hal yang sama berlaku untuk ikan guppy dan burayaknya. Untuk menghindari konflik dari pihak mereka, letakkan beberapa tanaman atau dekorasi tinggi. Itu akan menurunkan stres mereka dan akan mencegah agresi terhadap ikan lain di dalam akuarium.

4. Pastikan Kualitas Air Tinggi

Ikan sapu-sapu populer di beberapa kalangan karena suka memakan alga. Akibatnya, beberapa orang beranggapan bahwa mereka dapat mengandalkan sapu-sapu untuk menjaga kebersihan akuarium mereka. Tapi itu adalah sebuah kesalahan. Meski sapu-sapu akan memakan alga di akuarium, Anda tetap perlu melakukan perawatan rutin.

Anda harus tetap menyedot substrat (meskipun sapu-sapu akan memakan sisa-sisa makanan yang ditemukan di bagian bawah), melakukan penggantian air untuk meminimalisir konsentrasi racun seperti amonia, dan memasang heater untuk mempertahankan suhu yang tepat.

Dalam hal ini, kami sangat menyarankan untuk memeriksa air menggunnakan water test kit. Alat ini dapat mengukur tingkat pH, amonia, nitrat, dan nitrit Anda dan menunjukkan kepada Anda jika zat-zat itu berada di luar kisaran yang diinginkan.

Ingatlah bahwa kualitas air yang rendah akan menyebabkan stres pada ikan sapu-sapu. Sapu-sapu yang stres dapat dengan cepat menyerang ikan guppy Anda begitu mereka bertemu dengannya. Jika Anda ingin ikan sapu-sapu berperilaku baik, Anda harus membuatnya nyaman dengan menjaga kualitas airnya.

5. Lakukan Penataan Ulang Akuarium

Jika ikan sapu-sapu dan guppy Anda tampak tenang dan berbagi akuarium yang sama tanpa masalah, Anda harus membiarkannya apa adanya. Namun jika kondisi akuarium sudah baik dan Anda masih melihat agresi dan kejar-kejaran antar ikan, Anda harus bertindak sebelum kondisi memburuk.

Salah satu triknya adalah dengan menata ulang dekorasi dan tanaman di akuarium untuk mengatur ulang wilayah yang sudah ada sebelumnya. Misalnya, jika Anda memindahkan gua atau batu favorit sapu-sapu Anda, mereka harus mencari tempat baru untuk bersembunyi karena mereka tidak akan ingat tempat sebelumnya.

Dengan begitu, Anda akan menghilangkan agresi yang muncul begitu ikan guppy masuk ke wilayah ikan sapu-sapu Anda. Ini juga berfungsi jika sapu-sapu Anda menyukai tempat yang dikuasai oleh kelompok guppy, terutama yang jantan. Cara ini bekerja sempurna dan tidak membutuhkan banyak usaha.

6. Hindari Terlalu Banyak Memelihara Ikan

Meskipun tanaman dan dekorasi diperlukan, Anda juga harus menghindari memenuhi akuarium dengan ikan secara berlebihan. Ikan guppy dan teman satu akuariumnya harus bisa berenang dengan bebas tanpa terlalu sering bertemu dengan satu sama lain. Itu, pada gilirannya, dapat menyebabkan konflik.

Ketika ikan hidup di wilayah yang terlalu dekat satu sama lain, agresi kemungkinan besar akan terwujud. Untuk menghindarinya, pastikan dekorasi dan tanaman diletakkan berjauhan. Taruh gua atau batu sapu-sapu di sisi yang berbeda, jauh dari wilayah guppy.

Kesimpulan

Faktor terpenting yang harus Anda pertimbangkan dalam hal mencampur ikan guppy dan sapu-sapu adalah ukurannya. Untuk memastikan keduanya dapat berbagi lingkungan yang sama, Anda harus meminimalisir perbedaan ukurannya. Itulah mengapa Anda harus memilih spesies seperti bristlenose pleco yang ukurannya relatif kecil.

Kemudian, akan membantu jika Anda menjaga kondisi akuarium. Mulailah dengan menguji pH, nitrat, dan amonia air. Jika salah satunya berada di luar kisaran yang diinginkan, Anda harus melakukan penggantian air lebih sering. Kami juga merekomendasikan membersihkan substrat untuk menghilangkan sisa-sisa makanan sambil memberi sapu-sapu Anda makanan lain seperti mentimun dan kacang polong.

Tags:,

Komentar Anda