10 Jenis Kelinci Pedaging Terbaik di Seluruh Dunia

Daging kelinci dikonsumsi di seluruh dunia dalam bentuk sup, barbekyu, sate, atau daging panggang. Kelinci relatif mudah dipelihara, dan perawatannya secara keseluruhan cenderung ekonomis.

Ras Kelinci Pedaging Terbaik

Memelihara kelinci untuk dijadikan makanan memiliki banyak manfaat. Daging kelinci dianggap daging putih dan memiliki kandungan lemak minimal. Daging kelinci juga rendah kalori dan bebas kolesterol. Dibandingkan dengan daging lainnya, daging kelinci memiliki lebih sedikit natrium serta mengandung fosfor dan kalsium.

Agar berhasil memelihara kelinci untuk diambil dagingnya, Anda harus memastikan bahwa Anda memilih jenis kelinci yang tepat. Tidak semua jenis kelinci layak untuk dikonsumsi. Kami telah membuat daftar 10 kelinci pedaging terbaik di dunia dan menyertakan informasi penting tentang kemampuan masing-masing breed sebagai produsen daging.

Kelinci Pedaging Terbaik

1. Kelinci Selandia Baru

Kelinci Selandia Baru

Sejauh ini kelinci Selandia Baru merupakan kelinci pedaging terbaik yang paling umum dan paling populer di dunia. Diperkirakan 90% kelinci yang dipelihara untuk diambil dagingnya adalah kelinci Selandia Baru. Salah satu alasannya mungkin adalah karena jenis kelinci ini bisa naik berat badannya dengan cepat dan memiliki rasio daging-tulang yang sangat baik.

Kelinci Selandia Baru juga tumbuh dengan cepat. Pada usia 8 minggu, anakannya telah mencapai bobot 3,5 kg, dengan kelinci dewasa beratnya 4 hingga 5,5 kg. Terlepas dari namanya, kelinci Selandia Baru sebenarnya berasal dari Amerika dari awal 1900-an. Mereka adalah kelinci pedaging yang ideal untuk peternak rumahan.

2. Kelinci California

Kelinci California

Sebagai ras penghasil daging paling populer kedua di dunia, kelinci California memiliki berat antara 3,5 hingga 5,5 kg. Meskipun dianggap sebagai trah mewah yang dibesarkan untuk diambil bulunya, sebagai kelinci pedaging trah ini kekar dan cepat tumbuh.

Saat dipanen, mereka menyediakan produksi daging yang baik. Trah kelinci California cenderung memiliki watak yang lembut, sehingga lebih mudah untuk dibesarkan. Mereka adalah persilangan antara kelinci Chinchilla dan New Zealand White murni.

3. Kelinci Chinchilla Amerika

Kelinci Chinchilla Amerika

Jenis kelinci Chinchilla Amerika dianggap sebagai kelinci serba guna, karena mereka dipelihara untuk diambil daging dan bulunya. Dengan tubuh kekar dan berat hingga 5,5 kg, mereka dianggap sebagai salah satu ras kelinci pedaging terbaik di dunia.

Kelinci kelinci Chinchilla Amerika sering dicari karena pinggang dalam dan bahu lebarnya yang berkualitas tinggi, yang dapat ditemukan dalam berbagai hidangan asap dan masakan dari berbagai negara. Karena popularitasnya, Chinchilla Amerika terdaftar sebagai terancam punah.

Baca Juga: Perawatan Kelinci Anggora Jerman: Makanan, Perilaku, Fakta, Gambar

4. Kelinci Champagne d’Argent

Kelinci Champagne D Argent

Dianggap oleh beberapa orang sebagai Black Angus-nya kelinci pedaging, daging kelinci Champagne d’Argent sangat dihargai di seluruh dunia. Trah kelinci ini telah digunakan untuk pedaging sejak tahun 1631. Mereka berasal dari kota Champagne di Prancis. Bagian kedua dari nama mereka, D’Argent, diterjemahkan menjadi perak, yang menggambarkan bulu mereka.

Champagne d’Argent dewasa memiliki berat sekitar 4 kg. Sebagai kelinci pedaging, jenis ini memiliki rasio daging-tulang yang bagus. Kelinci Champagne d’Argent sangat cocok dipelihara di halaman belakang rumah sebagai kelinci pemula yang hebat. Mereka dapat dibesarkan untuk diambil bulu sekaligus dagingnya.

5. Kelinci Silver Fox

Kelinci Silver Fox

Favorit di antara para peternak rumahan, jenis kelinci Silver Fox dapat digunakan untuk berbagai tujuan. Dianggap sebagai “trah mewah,” kelinci Silver Fox dikenal karena bulunya. Sebagai kelinci pedaging, mereka dapat memiliki berat antara 4,5 sampai 5,5 kg.

Dengan temperamen yang sangat cocok sebagai hewan peliharaan, kelinci ini mudah ditangani untuk dibiakkan dan juga dibesarkan. Sayangnya, jenis kelinci Silver Fox sulit ditemukan. Karena mereka langka, Anda bisa mendapat untung lebih baik dari membiakkan dan menjual anakannya.

6. Kelinci Satin

Kelinci Satin

Jenis kelinci Satin adalah salah satu ras kelinci besar dan berat dengan bobot sekitar 5,5 kg saat dewasa. Dengan perawakan yang lebih luas, tidak mengherankan jika kelinci Satin menghasilkan daging dalam jumlah yang cukup banyak.

Mereka adalah kelinci yang ideal untuk dipelihara di rumah untuk diambil dagingnya. Kelinci Satin adalah kelinci pedaging yang dingin dan kuat. Mereka memiliki temperamen yang tenang dan penurut.

7. Kelinci Cinnamon

Kelinci Cinnamon

Ini adalah persilangan antara kelinci New Zealand White dan Chinchilla Amerika. Menjadi penghasil daging bukanlah tujuan awal dalam pengembangan jenis kelinci ini. Namun dengan berat dewasa hingga 5 kg, jenis kelinci Cinnamon dapat menyediakan daging dalam jumlah besar, termasuk secara komersial.

Dinamai demikian karena warna merahnya, ras kelinci Cinnamon juga dihargai karena bulunya dan banyak dijadikan hewan peliharaan. Namun kelinci ini cukup sulit ditemukan.

8. Kelinci Rex Standar

Kelinci Rex Standar

Meski berada pada tingkat yang lebih kecil untuk ukuran kelinci pedaging dengan berat 3,5 hingga 4,5 kg, kelinci Rex Standar masih menghasilkan jumlah daging yang baik. Mereka ideal untuk dipelihara di pekarangan rumah yang sederhana.

Dikembangkan di Prancis pada tahun 1919, kelinci Rex Standar paling dikenal sebagai kelinci bulu karena bulunya memiliki tekstur seperti beludru. Temperamen jinak mereka juga cocok untuk hewan peliharaan.

9. Kelinci Palomino

Kelinci Palomino

Trah kelinci Palomino dibiakkan untuk pedaging, baik secara komersial maupun rumahan. Menjadi pilihan populer sebagai kelinci pedaging selama beberapa dekade, jenis kelinci Palomino mencapai berat dewasa 3,5 hingga 5 kg. Mereka menawarkan rasio daging yang baik dan cenderung menjadi produsen daging yang luar biasa.

Meskipun memelihara kelinci Palomino relatif mudah karena temperamennya yang baik, jenis kelinci ini membutuhkan kesabaran, karena mereka tumbuh sedikit lebih lambat daripada kelinci pedaging lainnya.

10. Kelinci Florida White

Kelinci Florida White

Digambarkan sebagai breed kelinci yang serbaguna, kelinci Florida White adalah produsen daging yang ideal untuk peternakan rumahan kecil dengan ruang terbatas, cukup untuk dimakan satu hingga dua orang.

Sebagai kelinci pedaging yang kecil, kelinci Florida White beratnya hanya antara 2,7 sampai 3,5 kg. Mereka menebus ukurannya yang kurang besar ini dengan struktur tulang yang ringan. Dengan temperamen yang umumnya tenang, jenis kelinci Florida White adalah pilihan yang cocok untuk peternak kelinci pemula.

Komentar Anda