6 Penyebab Kucing Menatap Dinding Kosong, Bukan Karena Ada Hantu! | Faunaku
Home » Kucing » 6 Penyebab Kucing Menatap Dinding Kosong, Bukan Karena Ada Hantu!

6 Penyebab Kucing Menatap Dinding Kosong, Bukan Karena Ada Hantu!

Setiap pemilik kucing tahu bahwa kucing bisa menjadi makhluk yang misterius dan benar-benar aneh. Salah satu perilaku aneh kucing adalah ketika mereka menatap atau melihat tembok kosong. Apakah itu karena ada hantu di sana?

Kucing Melihat Tembok Kosong

Jika Anda pernah bertanya-tanya tentang perilaku kucing ini, Anda datang ke tempat yang tepat. Di bawah ini, kami akan mengungkapkan enam alasan mengapa kucing menatap dinding kosong dan kami berharap Anda bisa menentukan apakah itu perilaku yang normal atau tidak.

Kenapa Kucing Menatap Dinding Kosong?

Kucing suka bersantai di tempat favoritnya. Entah mereka sedang beristirahat di sofa atau menatap ke luar jendela, kemungkinan besar Anda akan melihat kucing Anda menatap ke dinding seolah-olah mereka sedang terpesona atau diajak berbicara oleh sesuatu. Tetapi mengapa kucing demikian?

1. Indra Penglihatan Kucing Berbeda dengan Manusia

Kucing melihat dunia secara berbeda dengan manusia. Misalnya, pernahkah Anda memperhatikan kucing menatap sesuatu di malam hari saat Anda tidak bisa melihat apa-apa? Itu karena mereka memiliki penglihatan malam yang sangat baik.

Retina kucing memiliki sel fotoreseptor yang disebut sel batang dan sel kerucut. Kucing punya lebih banyak sel batang yang memungkinkan mereka mendeteksi cahaya redup dan mengikuti gerakan, tidak seperti manusia. Kucing juga bisa melihat serangga kecil yang tidak bisa kita lihat; oleh karena itu, ini mungkin alasan kenapa mereka seolah sedang menatap dinding kosong ketika ada pasukan serangga yang mereka amati.

2. Kucing Memiliki Indera Pendengaran yang Tajam

Telinga kucing peka terhadap kebisingan dan suara. Kucing dapat menangkap frekuensi tinggi yang hampir tidak terdengar oleh manusia. Ini menjelaskan alasan lain mengapa kucing menatap dinding kosong.

Bayangkan suara dengungan kecil dari lemari es Anda. Apa yang tampak seperti spektrum kebisingan kecil bagi Anda ternyata sangat mengganggu bagi kucing Anda. Saat suara itu terus berlanjut, tatapan kosong kucing pun juga demikian.

3. Kucing Terpengaruh Catnip

Efek catnip biasanya membuat kucing lebih tenang dan rileks. Catnip menarik bagi kucing karena bahan kimia yang disebut nepetalactone. Nepetalactone adalah minyak yang ditemukan di catnip yang memengaruhi neuron sensorik kucing. Begitu memasuki rongga hidung, euforia dapat mengikuti, memberikan perasaan “tinggi” pada kucing.

Pernahkah Anda memperhatikan orang mabuk menatap lantai? Jika demikian, kucing Anda mungkin menatap tembok kosong karena jenis perasaan yang sama.

4. Kucing Memiliki Memori Episodik

Kucing Menatap Dinding Kosong

Penelitian mendukung teori bahwa kucing memiliki memori episodik dengan cara yang sama seperti manusia. Memori episodik berarti kemampuan untuk mengingat peristiwa masa lalu tertentu, seperti pertama kali Anda makan es krim atau film pertama yang pernah Anda tonton di teater.

Memori episodik kucing bisa membuat kucing mengingat bahwa matahari selalu bersinar pada tiang di halaman depan pada waktu yang sama setiap hari, yang pada gilirannya menghasilkan pantulan.

Kucing juga mungkin mengingat peristiwa yang menyenangkan atau bahkan melamun, seperti halnya manusia. Mereka bahkan mungkin memunculkan kenangan menyenangkan untuk hiburan. Jika kucing Anda menatap kekosongan, itu bisa berarti ingatannya sedang bekerja.

Baca Juga:  Gigitan Ular pada Kucing - Gejala, Penyebab, Diagnosis, Pengobatan, Pemulihan

5. Kucing Mengalami Kejang

Tidak ada pemilik kucing yang ingin kucing kesayangannya menderita kondisi medis, tetapi sayangnya hal itu bisa terjadi. Salah satu kondisi yang dapat menyebabkan kucing menatap kosong disebut kejang fokal.

Berasal dari korteks serebral, kejang jenis ini dapat menyebabkan kucing menatap ke tempat kosong. Kejang fokal mempengaruhi satu sisi otak dan bisa menjadi kondisi keturunan. Faktor penting untuk diingat adalah jika mengiler atau inkoordinasi terjadi, pemeriksaan ke dokter hewan diperlukan.

6. Keingintahuan Kucing

Semua pemilik kucing tahu bahwa kucing adalah makhluk yang selalu ingin tahu, dan jika mata atau hidung mereka menangkap sesuatu, mereka akan mengejarnya. Kucing bisa tetap penasaran dengan sesuatu selama berjam-jam, seperti laba-laba kecil yang merayap di bagian dalam jendela atau partikel debu kecil yang tidak bisa dilihat manusia.

Apakah Buruk Jika Kucing Saya Menatap Dinding Kosong?

Sering kali, menatap dinding kosong tidak berbahaya. Seperti yang telah kita diskusikan di atas, kucing adalah makhluk yang selalu ingin tahu. Alasan tatapan kosong itu mungkin karena ada tikus di dalam dinding yang bersuara lirih atau suara pipa berkarat yang tersembunyi di balik dinding. Namun penting untuk diwaspadai kondisi yang disebut head pressing.

Head pressing adalah saat kucing Anda benar-benar “menekanlkan” kepalanya ke dinding. Kondisi ini disebabkan adanya masalah pada sistem saraf kucing. Beberapa gejalanya mencakup masalah penglihatan, berputar-putar berlebihan, dan perubahan perilaku. Jika Anda melihat kucing Anda mengalami gejala-gejala ini, periksakan ke dokter hewan sesegera mungkin.

Apakah Kucing Saya Melihat Hantu?

Meski beberapa orang percaya pada hantu, yang lain skeptis. Kisah hantu telah ada selama berabad-abad, dan beberapa pemilik kucing berpikir bahwa ketika kucing mereka menatap kosong, itu adalah peristiwa mistis. Kita harus mengakui bahwa ketika mata kucing kita mengikuti sesuatu yang tidak dapat kita lihat, itu bisa menjadi perasaan yang menakutkan.

Semoga dengan membaca artikel ini, Anda merasa lebih nyaman mengetahui ada alasan lain yang masuk akal. Kami tidak meminta Anda untuk membuang kepercayaan Anda pada hantu karena, pada akhirnya, segala sesuatu mungkin saja terjadi, terlebih lagi di dunia kucing!

Penutup

Setelah membaca artikel ini, Anda sekarang mengetahui banyak alasan mengapa kucing menatap dinding kosong, yang sebenarnya ada penyebabnya. Seringkali ini adalah aktivitas yang tidak berbahaya dan tidak perlu dikhawatirkan. Namun jika kucing Anda mengalami gejala dari kemungkinan kondisi medis yang disebutkan di atas, sebaiknya periksakan ke dokter hewan.

Komentar Anda