Manfaat dan Kerugian Memelihara Ayam Jantan dalam Kawanan Ayam

Kebanyakan orang memutuskan untuk memelihara ayam jantan atau ayam jago bersama ayam betina karena berbagai alasan. Kemampuan ayam jantan untuk membuahi telur dan memberikan ketertiban dan perlindungan kepada kawanan ayam sangat penting di antara mereka.

Ayam jago

Ayam jantan bermanfaat bagi pemilik ayam kampung, ayam pedaging, atau ayam petelur di halaman rumah, tetapi mereka juga menimbulkan beberapa masalah. Ayam jago bisa agresif, berisik, dan kurang produktif dibandingkan ayam betina.

Berikut adalah beberapa pro dan kontra memelihara ayam jantan dalam kawanan ayam peliharaan Anda.

Manfaat Ayam Jantan dalam Kawanan Ayam

Ayam Jantan Dapat Memberikan Perlindungan pada Kawanannya

Ayam adalah salah satu hewan yang rentan; beberapa jenis ayam bahkan terancam punah. Mereka tidak dapat secara efektif membela diri kecuali ada ayam jantan dalam kawanan. Seekor ayam jago yang unggul selalu mengamati langit untuk mencari elang, burung hantu, dan burung pemangsa lainnya. Mereka juga selalu mengawasi predator lain.

Selain itu, seekor ayam jantan yang telah merajai kawanannya akan berjuang sampai mati untuk melindungi para betinanya. Dia akan sering berkelahi melawan tikus, kucing, ular, dan makhluk lain yang membahayakan kawanan. Itu membuat mereka menjadi pelindung yang bermanfaat, meskipun itu juga bisa berarti mereka akan agresif terhadap hewan atau orang asing.

Ayam Jantan Memberikan Kontrol Kawanan Terhadap Penindasan

Dinamika dalam kawanan ayam adalah pertarungan terus menerus untuk merebut kekuasaan. Dua atau tiga ayam betina yang paling agresif dan energik akan sering bertengkar dalam kawanan tanpa ayam jantan. Itu dapat menyebabkan perilaku agresif di antara kelompok ayam Anda dan bahkan dapat menyebabkan intimidasi yang berlebihan.

Meskipun Anda dapat mengekang intimidasi dalam kawanan ayam Anda dengan beberapa latihan, seekor ayam jantan juga akan membantu menekan intimidasi ini. Ayam jantan akan mengawasi ayam betina yang mengganggu ayam yang lebih kecil dan akan menghentikan pertarungan. Seekor ayam jantan juga akan membangun supremasi di antara ayam betina dan mencegah mereka memperebutkan status ayam teratas dalam kawanan.

Ayam Jantan Merupakan Hewan yang Indah

Seperti banyak spesies burung, ayam jantan jauh lebih cantik, gagah, dan menarik daripada ayam betina. Warna-warna cerah yang berkilauan dari setiap jenis ayam jantan menyenangkan untuk dilihat dan menambah keindahan kawanan Anda.

Berbeda dengan ayam betina, ayam jago memiliki kepribadian yang unik. Anda mungkin mengenal ayam jantan Anda sambil mengagumi bulunya yang menarik. Seekor ayam jantan akan berperilaku berbeda dengan ayam betina, jadi Anda akan menghabiskan waktu mengamati sifat-sifat ayam jantan Anda, dan setidaknya mereka lebih mudah dikenali.

Ayam Jantan adalah Sumber Daging yang Baik

Ayam jantan menyediakan produksi daging yang tinggi. Ayam peliharaan serba guna (pedaging sekaligus petelur) menghasilkan anak ayam berukuran besar dan produksi telur yang tinggi. Itu membuat beternak ayam menjadi sangat menguntungkan dan berkelanjutan.

Untuk ayam jantan muda, Anda dapat menyembelihnya untuk diambil dagingnya pada usia 12-16 minggu. Meskipun mereka belum mencapai ukuran penuh, mereka masih cukup besar untuk dijadikan hidangan makan malam yang lezat dan empuk karena usia mereka.

Meskipun Anda mungkin enggan menyembelih ayam jantan, itu adalah aspek umum dan penting dari kehidupan peternakan. Hampir setengah dari semua anak ayam adalah ayam jantan. Karena ayam jantan memiliki permintaan yang jauh lebih rendah daripada ayam betina, penyembelihan mereka adalah fakta kehidupan.

Membantu Pembuahan Telur

Ayam Jantan

Jika Anda ingin ternak yang berkelanjutan, kebutuhan untuk menghasilkan anak ayam sendiri diperlukan. Ini secara drastis mengurangi biaya pembesaran populasi kawanan ayam Anda dan memungkinkan Anda untuk memelihara ayam produktif tanpa terus-menerus harus membeli anak ayam baru.

Dan ayam jantan sangat penting dalam proses ini. Tanpa mereka, telur tidak akan pernah dibuahi atau menetas menjadi anak ayam. Dalam kebanyakan kasus, ayam jantan akan membuahi telur, membantu menetas dan merawat anak ayam.

Ayam jantan dapat dengan mudah kawin hingga 30 kali dalam sehari. Itu berarti seekor ayam jantan dapat memelihara kawanan ayam betina yang aktif dan telurnya dibuahi.

Ayam Jantan Adalah Jam Alarm Alami

Meskipun suara kokok ayam jantan bisa mengganggu Anda atau tetangga Anda, itu juga bisa berguna. Beberapa orang melihat kekhasan ini secara negatif, tetapi banyak orang yang malah menyukainya. Ayam jantan Anda bisa menjadi jam alarm Anda pada waktu tertentu di siang atau malam hari. Misalnya, mereka dapat membangunkan Anda di pagi hari atau mengingatkan Anda bahwa sudah waktunya makan siang di siang hari.

Setiap ayam jantan berkokok setelah mencapai usia tertentu dan sering berkokok karena alasan yang berbeda. Salah satunya adalah untuk menunjukkan bahwa dia adalah penguasa tertinggi atas kawanannya. Namun ayam jantan lain akan melakukan hal yang sama untuk menandai ayam betina atau wilayah mereka. Selain itu, mereka sering berkokok berulang kali untuk menandakan adanya ancaman atau pemangsa.

Ayam Jantan Menjaga Ayam Betina Tetap Nyaman dan Meningkatkan Produksi Telur

Sungguh unik mengetahui bagaimana sedikit estrogen dapat membuat ayam betina Anda menjadi lebih hidup dan produktif. Menambahkan ayam jantan baru dapat mendorong ayam betina Anda mulai berproduksi dengan lebih baik secara tiba-tiba.

Meskipun ini hanya perbaikan sementara, ayam jantan dapat mengubah ayam tua yang tidak banyak bertelur. Ayam memiliki jumlah telur yang terbatas yang dapat mereka hasilkan dalam hidup mereka. Jadi, menambahkan ayam jantan bisa mempercepat bertelur, meskipun dia tidak bisa membuat ayam betina bertelur lebih banyak daripada yang dikandungnya. Selain itu, ayam jantan dapat membuat ayam betina tetap rajin bertelur selama periode musim dingin (seperti musim salju di luar negeri).

Biasanya, setelah produksi telur pertama hingga dua tahun, ayam betina dapat secara drastis mengurangi telur yang mereka hasilkan selama dua hingga tiga tahun berikutnya sampai mereka berhenti bertelur sama sekali.

Jika Anda memelihara ayam untuk produksi telur, kemungkinan besar Anda akan menyembelihnya ketika mereka sudah berhenti bertelur. Anehnya, seekor ayam jantan dapat membuat ayam betina Anda bertelur secara konsisten sampai mereka menghabiskan semua cadangan telurnya.

Kerugian Memelihara Ayam Jantan dalam Kawanan Ayam

Ayam Jantan Bisa Agresif Terhadap Orang

Ayam jago bisa menganggap serius perlindungan terhadap kawanan mereka. Itu berarti mereka terkadang menjadi agresif terhadap orang, termasuk Anda. Ini mungkin juga mencakup anak-anak, tetangga, dan orang lain yang tidak dikenal ayam Anda.

Sebagian besar ras ayam sifatnya tenang dan ayam jantan tidak begitu agresif. Beberapa ras ayam diketahui kurang agresif terhadap manusia. Namun Anda perlu menjinakkan ayam jantan Anda sejak masih berupa anak ayam.

Perlakukan mereka dengan baik; gendong, elus, dan bermainlah dengan mereka saat mereka masih kecil jika Anda ingin memiliki ayam jantan yang jinak. Tetaplah berinteraksi secara teratur dengan ayam jantan Anda untuk mengurangi agresinya terhadap orang lain. Namun Anda mungkin masih memiliki masalah jika anak-anak mencoba bermain-main atau mengganggu ayam jantan Anda.

Kawin Berlebihan dengan Ayam Betina

Ayam jago memang sangat jantan. Mereka bisa kawin cukup sering. Namun kawin berlebihan pada ayam betina dapat menyebabkan mereka kehilangan bulu di punggung dan leher mereka. Itu bisa membuat mereka terlihat jelek atau tersiksa.

Sangat penting untuk menyediakan ayam jantan Anda dengan ayam betina yang cukup untuk menjaganya tetap aktif, sehingga ayam betina bisa beristirahat. Jangan memelihara seekor ayam jantan dengan sedikit ayam betina karena ayam betina akan menderita sendiri.

Pastikan Anda menyediakan setidaknya 8 sampai 10 ekor ayam betina untuk satu ekor ayam jantan. Namun seekor ayam jantan dapat dengan mudah kawin dengan dua kali jumlah itu dan menjaga telurnya tetap subur.

Suara Berisik

Ayam jantan biasanya membuat suara keras dan parau yang bisa mengganggu. Jika Anda tinggal di daerah perkotaan, Anda mungkin tidak ingin memelihara ayam jantan karena suara kokoknya yang keras dapat mengganggu tetangga Anda.

Mereka mulai berkokok pagi-pagi sekali, tepat sebelum matahari terbenam, dan dapat berlanjut selama beberapa jam. Ayam jantan sering mulai berkokok sekitar tengah hari maupun di malam hari. Selain itu, mereka akan berkokok saat bersemangat, terkejut, atau terganggu.

Tahukah Anda? Beberapa Daerah Melarang Ayam Jantan!

Karena ayam jantan bersuara keras dan cukup agresif, beberapa daerah di dunia melarang orang memelihara ayam jantan dalam kota, bahkan meski mereka mengizinkan memelihara ayam betina. Di New York City, misalnya, ayam betina legal, tetapi ayam jantan ilegal, bersama dengan kalkun, angsa, dan bebek. Pelanggar aturan ini bisa didenda sampai $1.000!

–oOo–

Memelihara ayam jantan memiliki pro dan kontranya sendiri. Mereka dapat memberikan ketertiban dan perlindungan kepada kawanan ayam peliharaan Anda, membantu mendiversifikasi pola makan ayam, membuahi telur, atau bertindak sebagai jam alami. Namun mereka juga bisa menjadi gangguan bagi Anda, ayam betina Anda, dan tetangga Anda. Jadi pikirkan dulu dengan baik semuanya.

Komentar Anda