10 Jenis Hewan yang Ada di Negara Swiss

Swiss, seperti banyak negara Eropa lainnya, hampir kehilangan satwa liarnya antara abad ke-17 dan ke-19. Namun kebijakan konservasi dan intervensi para konservasionis telah membuat beberapa populasi satwa liar selamat, meskipun sebagian besar populasi masih dalam tahap pemulihan.

Beberapa hewan seperti serigala, beruang, lynx, dan biwara dinyatakan punah selama lebih dari satu abad hingga mereka mulai masuk kembali ke negara itu dari Italia, sementara yang lain secara fisik diperkenalkan kembali.

Berikut adalah beberapa hewan yang ditemukan di Swiss.

Hewan yang Ada di Swiss

1. Ibex Alpen

Ibex Alpen

Ibex Alpen adalah spesies kambing gunung yang mudah dibedakan karena tanduk panjang melengkung pada jantan, dan tanduk yang lebih kecil namun lebih tipis pada betina. Ibex dapat ditemukan berkeliaran di pegunungan dan dataran Swiss.

Sekitar dua abad yang lalu, mereka diburu hingga punah, lalu diperkenalkan kembali (reintroduksi) ke alam liar pada awal abad ke-20. Sebagian besar hewan yang direintroduksi diselundupkan dari Italia. Saat ini, ada sekitar 40.000 ekor hewan ini di Pegunungan Alpen Swiss. Mereka lebih suka habitat liar dan berbatu yang jauh dari predator.

2. Chamois

Chamois

Chamois adalah salah satu dari sedikit hewan besar yang tidak pernah punah di Swiss, meskipun populasinya tetap rendah selama satu abad terakhir. Pada tahun 1914, Parc Naziunal Svizzer (Taman Nasional Swiss) didirikan khusus untuk melestarikan populasi chamois.

Chamois adalah pemanjat tebing yang sangat baik; mereka menghabiskan harinya dengan melompat dari satu batu ke batu lainnya. Mereka dapat ditemukan di Pegunungan Alpen di dataran tinggi, meskipun kadang-kadang turun untuk mencari makan. Selain di wilayah Alpen, mereka juga dapat terlihat di hutan. Ada sekitar 1.700 hewan ini yang berkeliaran di Swiss.

3. Marmot Alpen

Marmot Alpen

Marmot Alpen adalah spesies terbesar dari keluarga bajing. Mereka ditemukan di Pegunungan Alpen Swiss dari ketinggian 750 hingga 3.000 meter. Marmot adalah penggali yang sangat baik dan karena itu mereka hidup di liang. Mereka memiliki gigi depan yang besar dan lapisan bulu yang tebal.

Mereka dapat terlihat berlarian di sekitar lereng gunung dan kadang-kadang berkeliaran di jalur manusia. Beberapa marmut Alpen telah terbiasa dengan manusia hingga mereka berani menjelajah ke dalam rumah warga untuk mencari makanan. Mereka lebih aktif selama musim panas karena mereka berhibernasi selama musim dingin.

4. Rusa Merah

Rusa merah

Rusa merah adalah hewan liar berkuku terbesar di Swiss. Rusa ini diburu hingga punah pada abad ke-19. Kepunahan mereka menyebabkan kepunahan atau migrasi predatornya. Pemerintah melarang perburuan rusa merah, dan tanpa pemangsa alami, mereka mulai bermigrasi ke Swiss dari Austria. Ada sekitar 35.000 rusa merah yang menghuni Pegunungan Alpen dan taman nasional Swiss.

5. Terwelu Gunung

Terwelu gunung

Terwelu gunung adalah spesies dari keluarga terwelu yang telah beradaptasi dengan habitat pegunungan dan kutub. Mereka ditemukan di daerah pegunungan Swiss, terutama di taman nasional, tidak seperti terwelu sawah yang lebih suka dataran.

Mereka ditemukan di Pegunungan Alpen, tetapi mereka hampir tidak terlihat karena bulu putih mereka menyatu dengan salju. Aktivitas manusia, terutama pembangunan resor ski dan pariwisata, mendorong terwelu gunung ke dataran dan hutan yang bukan habitat aslinya.

6. Hering Berjanggut

Hering Berjanggut

Hering berjanggut diburu hingga punah di Swiss pada abad ke-19 karena penduduk setempat percaya bahwa burung itu dapat membunuh domba, kuda, kambing, dan bahkan anak-anak. Secara lokal, mereka dikenal sebagai Lämmergeier yang diterjemahkan menjadi ‘burung hering domba.’

Hering berjanggut diperkenalkan kembali ke negara itu pada tahun 1986 di mana mereka mulai berkembang biak. Mereka dapat dilihat berpasangan terutama selama musim kawin. Jumlah pasti burung hering berjanggut di Swiss tidak dapat dipastikan, tetapi para konservasionis bertekad untuk terus meningkatkan jumlah mereka.

7. Beruang Coklat

Beruang cokelat

Beruang coklat adalah spesies yang terancam punah di Swiss. Faktanya, ini adalah hewan yang punah selama hampir satu abad setelah beruang terakhir dibunuh pada tahun 1904. Ahli konservasi meluncurkan upaya yang gagal untuk memperkenalkan kembali dan melestarikan beruang coklat segera setelah itu.

Pada awal milenium, beruang diperkenalkan kembali ke Taman Alam Adamello-Brenta. Pada tahun 2007, dua ekor beruang ditambahkan ke populasi. Pada tahun 2017, beruang coklat liar yang bermigrasi dari Italia terlihat berkeliaran di Swiss, yang pertama dalam lebih dari satu abad.

8. Elang Emas

Elang emas

Elang emas pernah menjelajahi seluruh Eropa Tengah, tetapi diburu hingga hampir punah pada abad ke-19 dan ke-20. Intervensi pemerintah berhasil menyelamatkan burung itu dari kemusnahan total. Lebar sayap 1,8 meter membuat penerbangan elang emas menjadi pemandangan yang mengesankan. Burung ini dianggap sebagai “raja udara” di Swiss karena tidak tertandingi dalam hal dominasi udara. Diperkirakan ada sekitar 320-350 pasang elang emas di negara ini.

9. Tikus Mole Eropa

Tikus Mole Eropa

Tikus mole Eropa adalah salah satu hewan asli Swiss. Mereka ditemukan di setiap sudut benua Eropa, dari Inggris di timur hingga Rusia di barat, kecuali beberapa tempat yang terisolasi.

Tikus mole lebih menyukai habitat dengan tanah yang dalam untuk membuat terowongan di hutan gugur dan ladang yang subur. Mereka menghabiskan seluruh hidupnya di liang jauh dari cahaya dan predator. Tikus mole Eropa dapat ditemukan di seluruh lahan pertanian Swiss.

10. Burung Hantu Gudang

Burung serak jawa

Burung hantu gudang adalah salah satu burung yang paling banyak tersebar di dunia. Mereka ditemukan di seluruh dunia kecuali di gurun dan daerah kutub dan pulau-pulau Pasifik. Di Eropa, burung ini dapat melakukan perjalanan hampir 1.500 km dari Spanyol ke Ukraina. Mereka ditemukan di hutan Swiss di mana mereka berburu tikus kecil.

Komentar Anda