3 Penyakit Autoimun pada Kucing: Gejala, Penyebab, Perawatan, Pemulihan

Saat Anda membawa kucing peliharaan baru ke rumah Anda, Anda bertanggung jawab untuk menangani masalah kesehatan apa pun yang mungkin mereka hadapi. Tetapi hanya karena Anda tahu kucing jarang sakit, tidak berarti Anda bisa berharap kucing Anda akan terus sehat dan tidak akan mengalami masalah kesehatan yang berkelanjutan.

Penyakit Autoimun Kucing

Jika Anda mengkhawatirkan beberapa gejala penyakit pada kucing Anda, Anda berada di tempat yang tepat. Kami akan membahas beberapa area di mana Anda mungkin mendeteksi penyakit autoimun.

Namun informasi yang kami berikan sama sekali bukan pengganti bimbingan dan pemeriksaan veteriner. Selalu periksakan kucing ke dokter hewan jika Anda mencurigai adanya masalah autoimun pada kucing atau Anda merasa ada sesuatu yang tidak beres.

3 Jenis Penyakit Autoimun pada Kucing

Penyakit autoimun adalah masalah kesehatan yang menyebabkan tubuh kucing Anda menyerang sel-sel sehatnya sendiri. Ini dapat mempengaruhi hampir setiap aspek tubuh, dengan gejala yang berbeda dan membutuhkan perawatan khusus.

1. Muskuloskeletal

Penyakit autoimun muskuloskeletal adalah penyakit yang menyerang otot, sendi, dan tendon.

Penyakit Autoimun Muskuloskeletal pada Kucing:

  • Immune-mediated polyarthritis
  • Artritis reumatoid

Gejala: Kelesuan, kepincangan kaki, nyeri otot, pengecilan otot, disposisi jaringan lunak pada persendian.

Penyebab: Meskipun penyebab spesifik tidak sepenuhnya dipahami, kemungkinan ini terkait dengan faktor genetik atau lingkungan.

Perawatan: Karena jenis penyakit autoimun ini menyebabkan nyeri sendi yang parah, memastikan kucing Anda nyaman di rumah adalah hal terpenting. Anda mungkin juga perlu mengubah pola makan mereka jika ginjal mereka terpengaruh. Selain itu, beri mereka suplemen seperti glukosamin untuk dukungan sendi.

Pemulihan: Meskipun penyakit autoimun muskuloskeletal pada kucing tidak dapat disembuhkan, perawatan yang tepat dapat meminimalisir gejala dan memberi kucing Anda kehidupan yang berkualitas.

2. Eksokrin (Kulit)

Penyakit Kucing

Penyakit autoimun eksokrin adalah penyakit yang mempengaruhi kulit. Jika kucing Anda menunjukkan gejala, dokter hewan Anda kemungkinan akan melakukan biopsi pada area yang terkena untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Penyakit Autoimun Kulit yang Terlihat pada Kucing:

  • Pemfigus complex
  • Pemfigoid bulosa
  • Lupus eritematosus sistemik
  • Lupus eritematosus diskoid

Gejala: Iritasi kulit, bilur, bisul, demam.

Penyebab: Meskipun penyebab spesifiknya tidak sepenuhnya dipahami, ini kemungkinan terkait dengan faktor genetik atau lingkungan.

Pengobatan: Imunosupresi adalah kemungkinan pengobatan penyakit autoimun kulit pada kucing. Dokter hewan akan memilih rencana perawatan yang paling sesuai untuk kucing Anda.

Pemulihan: Meskipun berpotensi mengancam jiwa jika tidak diobati, penyakit autoimun eksokrin dapat dikelola. Penyakit-penyakit ini jarang dapat disembuhkan. Ini membutuhkan pemantauan konstan, pengujian diagnostik, dan perawatan spesifik per kasus.

3. Ginjal

Penyakit autoimun ginjal secara langsung mempengaruhi ginjal kucing Anda. Untuk mendiagnosis penyakit ini, kucing Anda memerlukan biopsi ginjal. Namun terkadang sampel urin sudah cukup untuk deteksi.

Penyakit Autoimun Ginjal pada Kucing:

  • Penyakit ginjal akibat lupus eritematosus atau lupus diskoid

Gejala: Darah dalam urin, penurunan berat badan, penurunan massa otot, asites, pembengkakan.

Penyebab: lupus eritematosus atau discoid lupus

Pengobatan: Pengobatan seringkali tergantung pada penyebab yang mendasari masalah, tetapi paling sering imunosupresi, suplementasi, dan perubahan pola makan terjadi.

Pemulihan: Prognosis penyakit bervariasi dari kasus ke kasus karena sangat bergantung pada masalah mendasar. Meskipun kucing Anda membutuhkan pemantauan terus-menerus, mereka harus hidup dengan nyaman, memungkinkan perawatan yang tepat.

–oOo–

Mengetahui kucing Anda mengidap penyakit autoimun pasti akan mengubah keadaan. Tapi itu tidak harus menjadi pemicu stres, karena Anda bisa mendapatkan diagnosis dan perawatan yang efektif tergantung pada kasus kucing Anda yang unik dan sangat individual. Jika Anda menduga kucing Anda memiliki penyakit autoimun, buatlah janji temu dengan dokter hewan Anda.

Komentar Anda