7 Penyebab Akuarium Ikan Anda Bau dan Cara Mengatasinya | Faunaku
Home » Ikan » 7 Penyebab Akuarium Ikan Anda Bau dan Cara Mengatasinya

7 Penyebab Akuarium Ikan Anda Bau dan Cara Mengatasinya

Jika Anda salah satu dari jutaan orang yang menyukai ikan hias dan akuarium ikan berwarna-warni, ada satu masalah umum yang mungkin Anda hadapi, yaitu akuarium ikan yang sering berbau tidak sedap. Jika Anda sedang mencari solusi untuk mengatasi baunya, baca terus artikel ini.

Akuarium Ikan Kotor

Di bawah ini, kami mencantumkan tujuh penyebab umum mengapa akuarium ikan hias Anda berbau. Plus, kami menyertakan tips dan saran lain untuk membantu Anda menjaga akuarium tetap bersih dan membuat ikan Anda bahagia dan sehat.

Penyebab Umum Akuarium Ikan Bau

1. Memberi Makan Ikan Secara Berlebihan

Salah satu kesalahan paling umum yang dilakukan oleh pemelihara ikan adalah memberi makan secara berlebihan (overfeeding). Ini tidak sehat untuk ikan Anda. Jika sisa-sisa makanan yang tidak dimakan mengendap di akuarium, itu akan mulai membusuk. Kemudian, makanan yang membusuk itu akan melepaskan gas yang dapat menyebabkan bau tidak sedap keluar dari akuarium Anda.

Jadi sebaiknya adalah beri makan ikan Anda sebanyak yang mereka bisa habiskan dalam waktu 5 menit. Jika makanan tersisa setelah 5 menit, berarti Anda sudah memberi makan ikan terlalu banyak. Jika makanan habis dalam hanya dalam 3 menit, beri makan ikan sedikit lagi!

2. Terlalu Banyak Ikan dan Sistem Filtrasi Kewalahan

Ketika Anda memiliki terlalu banyak ikan di akuarium, sistem filtrasi yang bagus sekalipun dapat dengan mudah kewalahan. Semakin banyak ikan yang Anda miliki, semakin banyak kotoran yang akan mereka hasilkan.

Ada dua solusi sederhana untuk masalah ini. Yang pertama adalah membeli akuarium yang lebih besar untuk menampung semua ikan Anda. Yang kedua adalah membuang beberapa ikan. Anda dapat menaruhnya di akuarium lain atau memberikannya kepada teman, saudara, atau tetangga.

3. Filter Sangat Kotor

Penyebab umum lainnya bau busuk yang berasal dari akuarium ikan Anda adalah karena filternya kotor. Filter yang kotor dan berisi lumpur tidak dapat memproses semua limbah dari air dengan benar, termasuk urea dari urin ikan dan kotoran berbau busuk lainnya.

Dalam beberapa kasus, filter dapat menampung lebih banyak kotoran ikan dan makanan busuk daripada akuarium itu sendiri. Solusi yang jelas adalah menjadikan pembersihan filter akuarium ikan Anda sebagai rutinitas wajib.

Para ahli merekomendasikan untuk membersihkan filter akuarium sebulan sekali, tetapi jika Anda memiliki beberapa ikan, setiap 2 atau 3 minggu sekali mungkin merupakan pilihan yang lebih baik.

4. Ada Tanaman Air yang Membusuk

Tanaman Akuarium Mati

Biasanya tanaman akuatiik yang mati di akuarium ikan mudah dikenali. Mereka akan kehilangan warna hijau tuanya yang indah dan mulai terlihat coklat, hitam, dan terkadang berlendir. Jika itu terjadi, Anda harus segera membuang tanaman yang mati tersebut. Semakin lama dibiarkan di dalam akuarium, ini akan semakin membusuk dan menghasilkan gas yang berbau tidak sedap.

Solusi lain adalah memangkas tanaman Anda jika hanya beberapa daun yang mulai membusuk. Terakhir, menghilangkan ganggang dari akuarium ikan harus menjadi sesuatu yang perlu Anda lakukan secara teratur. Ingat, ganggang juga tanaman dan jika membusuk akan menyebabkan masalah bau yang sama seperti tanaman lainnya.

Baca Juga: 10 Tanaman Akuarium yang Tidak Butuh Substrat untuk Tumbuh

5. Ada Ikan Mati di Akuarium

Seperti tumbuhan yang mati, ikan yang mati biasanya mudah ditemukan di akuarium ikan. Di sisi lain, tergantung pada berapa banyak tanaman dan dekorasi di akuarium, ikan mati mungkin tenggelam di suatu tempat dan tersembunyi selama berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu. Jika itu terjadi, Anda dapat yakin bahwa bau amis dan tidak sedap akan mulai keluar dari akuarium Anda.

Baca Juga:  Bagaimana Cara Menyelamatkan Ikan Molly yang Sekarat?

Perlu dicatat bahwa ikan mati yang melompat keluar dan mati di belakang akuarium akan berbau lebih buruk. Jadi, pastikan untuk memeriksa bagian dalam dan luar akuarium jika ada bau yang keluar dan Anda tidak tahu penyebabnya.

6. Bahan dalam Kondisioner Air Bermasalah

Banyak penghobi memasukkan kondisioner air ke dalam air akuarium ikan setiap kali mereka membersihkannya. Namun satu masalah dengan kondisioner air adalah banyak yang dibuat dengan belerang dan bisa sangat berbau seperti telur busuk.

Kabar baiknya adalah bau itu biasanya akan hilang setelah beberapa menit. Jika Anda tidak menyukai aromanya, pertimbangkan untuk mengganti merk kondisioner air yang Anda gunakan.

7. Substrat Lama dan Padat di Akuarium Ikan

Substrat mengacu pada bahan yang Anda gunakan di dasar akuarium ikan, baik pasir, kerikil, batu, koral yang dihancurkan (dalam akuarium air asin), atau kombinasinya. Dengan waktu yang cukup, media yang Anda gunakan dapat memadat, dan ketika itu terjadi, zona tanpa oksigen muncul. “Zona mati” ini akan mulai mengumpulkan bakteri yang pasti akan berubah menjadi gas.

Cara Mencegah Akuarium Ikan Anda Berbau

Anda dapat melakukan beberapa hal untuk mencegah akuarium ikan Anda berbau, beberapa di antaranya telah kami sebutkan di atas. Tujuan Anda adalah membuang semua bahan organik dari akuarium yang pasti akan membusuk dan menghasilkan gas di dalam akuarium.

Di bawah ini adalah beberapa metode untuk melakukannya dan menjaga akuarium ikan Anda tetap bersih dan murni.

  • Ganti antara 15% air di akuarium ikan setiap minggu. Jika akuarium Anda memiliki beberapa ikan, 25% airnya harus diganti.
  • Bersihkan dan ganti media sesekali. Kebanyakan pemilik akuarium ikan melakukan ini setiap mereka membersihkan akuarium dan filternya untuk ketiga kalinya.
  • Aduk media untuk melepaskan limbah, gas, dan kotoran lainnya agar filter dapat menangkapnya.
  • Bersihkan filter akuarium ikan  termasuk saluran masuk dan keluarnya. Aquarist berpengalaman menyarankan untuk membersihkan filter sebulan sekali.
  • Gunakan alat pembersih untuk membersihkan ganggang dari sisi akuarium kapan pun diperlukan.
  • Pangkas atau singkirkan tanaman yang mati atau sekarat di akuarium.
  • Gunakan karbon aktif di filter, atau beli filter karbon. Filter karbon adalah salah satu cara terbaik untuk mengurangi bau di akuarium Anda. Satu-satunya kelemahannya adalah filter karbon perlu sering diganti. Bagi sebagian besar pemilik akuarium ikan, ini merupakan biaya yang perlu untuk memastikan akuarium mereka tetap murni.

Kesimpulan

Sebagian besar bau yang berasal dari akuarium ikan dapat dicegah atau memerlukan perbaikan yang relatif cepat dan mudah. Membuang tumbuhan dan ikan yang mati dan tidak memberi makan ikan secara berlebihan adalah solusi umum untuk mengatasi bau yang tidak sedap.

Jika sudah sampai di situ, cara lain untuk menjaga agar akuarium ikan Anda tidak berbau hanyalah perawatan rutin. Satu hal yang pasti; semakin baik keterampilan pemeliharaan akuarium ikan Anda, semakin sedikit masalah yang akan Anda alami dengan bau tidak sedap.

Komentar Anda