Ikan Discus: Habitat, Setup Akuarium, Makanan, Tankmate

Ikan discus luar biasa karena ada begitu banyak kombinasi warna dan pola yang unik pada spesies ini. Anda dapat menyetup akuarium spesies tunggal dengan sekelompok discus, yang semuanya berkembang baik dalam warna yang berbeda. Ini memungkinkan Anda untuk membuat akuarium yang menakjubkan yang bisa Anda pamerkan kepada teman-teman Anda dengan bangga.

Ikan Discus

Dalam hal temperamen, ikan discus benar-benar damai dan kami hanya dapat merekomendasikan mereka kepada penghobi ikan hias pemula. Anda hanya perlu membaca panduan ini untuk dapat merawat ikan-ikan cantik ini dengan benar. Ini tidak selalu mudah, tetapi kami telah melakukan penelitian untuk Anda.

Anda hanya perlu membaca artikel ini dan Anda akan tahu persis apa yang harus dilakukan. Kami akan membahas makanan ikan discus, pengaturan akuarium yang ideal, dan juga kondisi air. Serta tentu saja, jika Anda ingin membiakkannya, kami akan membahasnya juga.

Ikan discus sangat populer di kalangan penggemar ikan hias air tawar karena banyak alasan. Jika Anda ingin memelihara discus di rumah, pastikan untuk mengikuti tips kami dan Anda akan siap untuk menyetup akuarium discus Anda sendiri. Mari kita selami lebih dalam!

Habitat Alami Ikan Discus

Seperti banyak spesies ikan menarik lainnya, ikan discus juga ditemukan di Sungai Amazon. Penghargaan atas penemuan ini diberikan kepada Dr. Johann Jacob Heckel yang menemukan ikan ini pada tahun 1840. Di sungai mereka hidup berkelompok, yang merupakan cara terbaik bagi Anda untuk memeliharanya juga di rumah.

Di alam bebas, ada banyak tanaman di sekitar ikan ini yang memfilter sebagian besar sinar matahari. Anda perlu meniru lingkungan yang sama di rumah. Sebagian besar dari mereka tinggal di sungai Amazon bagian Kolombia, Peru, dan Brasil.

Tentu saja, air di sana cukup hangat sehingga Anda juga membutuhkan heater untuk akuarium Anda. Ada beberapa jenis ikan discus yang berbeda di alam liar, tetapi dalam artikel ini kita akan membicarakannya secara umum. Sebagian besar discus yang dipelihara di rumah berasal dari varietas biru dan coklat.

Setup Akuarium Ikan Discus

Tidak hanya substratnya yang harus lembut, Anda juga harus menggunakan aksesori yang tidak akan melukai ikan discus Anda yang berharga. Mereka akan menggali substrat dan menabrak benda-benda di sekelilingnya, jadi pastikan tidak ada yang terlalu tajam.

Saat memelihara ikan discus, sangat penting untuk menempatkan tanaman sebanyak mungkin di dalam akuarium. Penting untuk menggunakan tanaman mengambang karena Anda tidak ingin discus terkena cahaya secara langsung. Mereka lebih suka cahaya redup, karena sinar matahari tidak pernah mengenai mereka langsung di sungai Amazon.

Kami memiliki beberapa rekomendasi tanaman yang sangat bagus untuk Anda jika Anda mencarinya. Anda dapat menggunakan tanaman Amazon sword atau dwarf hairgrass di akuarium Anda, keduanya ideal. Ini tidak hanya akan membuat akuarium ikan Anda terlihat bagus, tetapi juga menghasilkan banyak oksigen untuk mereka.

Tanaman dapat membantu Anda mengoptimalkan kualitas air dengan menjaga konsentrasi nitrit tetap rendah. Membeli setidaknya lima ekor ikan discus dan memasukkannya ke dalam akuarium yang sama adalah cara yang baik. Semakin besar kelompok mereka, semakin baik, karena discus secara alami adalah ikan kawanan.

Dibandingkan dengan kebanyakan ikan tropis, ikan discus bisa tumbuh cukup besar, oleh karena itu mereka membutuhkan akuarium yang besar. Untuk lima ekor ikan, akuarium bervolume 200 literan sudah cukup. Jangan memelihara mereka di akuarium kecil karena hasilnya tidak akan baik.

Akuarium yang lebih besar juga berarti lebih sedikit kontaminasi, dan dengan demikian membuat kondisi air semakin stabil. Ini sangat penting untuk spesies ini. Semakin banyak ikan discus yang Anda pelihara, akuariumnya juga harus makin besar.

Rumus menghitung volume akuarium: panjang x lebar x tinggi [cm] / 1000).

Kondisi Air di Akuarium Ikan Discus

Sama seperti banyak ikan lain yang berasal dari sungai Amazon, yang satu ini juga membutuhkan suhu yang lebih tinggi. Anda perlu membeli heater dan mengaturnya di suhu antara 27 sampai 31 derajat Celsius. Air yang terlalu dingin atau terlalu panas akan melemahkan sistem kekebalan tubuh mereka, membuat mereka lebih rentan terhadap penyakit.

Perairan tempat ikan discus tinggal di alam semuanya lunak dan sedikit asam. Oleh karena itu, Anda harus menjaga nilai pH antara 6-7, yang mudah dipertahankan dengan sering mengukurnya. Discus sangat sensitif terhadap kondisi air; maka Anda harus menjaga kondisinya tetap konsisten setiap saat.

Ingatlah bahwa beberapa penyakit bisa berakibat fatal, jadi sebaiknya Anda perhatikan ini baik-baik. Jika Anda tidak dapat menggunakan air lain selain air ledeng, pastikan untuk menghilangkan klorinnya. Discus lebih suka air netral yang tidak mengandung apa-apa. Caranya adalah diamkan air ledeng selama 1-2 hari atau gunakan obat anti-klorin.

Ikan discus juga hidup di perairan yang bergerak lambat, jadi filter Anda seharusnya tidak menghasilkan aliran air yang terlalu kuat. Jika dirasa terlalu kuat, Anda dapat mengurangi kederasan aliran air dengan menambahkan kayu apung atau dekorasi akuarium lainnya. Atau beli saja filter khusus yang bisa diatur tingkat arusnya.

Makanan Ikan Discus

Gambar Ikan Discus

Demikian pula, untuk banyak spesies lain dari daerah yang sama, ikan discus juga merupakan omnivora. Mereka biasanya memakan sisa-sisa tanaman dan ganggang sebagai makanan vegetariannya. Mereka juga dapat menyantap banyak krustasea, invertebrata, dan serangga di sana.

Jika Anda ingin ikan discus Anda benar-benar berkembang dalam warna-warna cerahnya, maka Anda harus memeliharanya dengan memberinya pola makan yang sangat sehat. Belilah beberapa spirulina dan pakan serpih ikan berkualitas tinggi sebagai makanan dasar mereka. Dua pakan lain yang biasanya diberikan oleh pemelihara ikan adalah udang dan alga.

Larva nyamuk, cacing darah, dan artemia semuanya penting untuk ikan discus. Ini adalah makanan hidup yang benar-benar mereka nikmati. Mungkin Anda perlu waktu untuk mencari tahu berapa banyak makanan yang harus diberikan kepada mereka. Jika mereka dapat menghabiskannya dalam waktu lima menit, maka itulah porsi yang pas.

Seharusnya tidak ada sisa makanan di dalam air setelah mereka makan. Beri makan ikan discus sekali sehari dan pastikan masing-masing mendapat porsinya sendiri. Ikan ini terkadang rakus dan mencuri makanan dari temannya. Cara yang bagus adalah menyebarkan porsi pakan yang lebih kecil di tempat yang berbeda.

Tankmate Ikan Discus

Ikan discus bisa menjadi agak gugup, tetapi tidak demikian halnya jika mereka dikelilingi oleh ikan lain yang damai dan tidak mengancam mereka. Saran yang jelas di sini adalah membeli lebih banyak ikan yang berasal dari sungai Amazon. Jika discus tidak memiliki masalah hidup dengan mereka di habitat Amazon, maka mereka juga akan akur di akuarium Anda.

Ada banyak jenis ikan tetra, misalnya. Anda dapat memilih rummy nose, ember, dan neon tetra. Beberapa pilihan lainnya meliputi pencil fish, gurami kerdil, neon hatchet, dan Bolivian ram. Ini semua adalah ikan yang cukup damai yang tidak akan menimbulkan masalah.

Kami juga merekomendasikan sterbai cory catfish karena ini adalah salah satu dari sedikit ikan lele hias yang menyukai suhu air yang hangat. Jangan pernah berpikir untuk memelihara ikan discus di akuarium yang sama dengan ikan agresif. Ini akan menjadi malapetaka di akuarium Anda. Untungnya, ada cukup banyak ikan air tawar yang damai untuk dipilih.

Anda dapat memasukkan beberapa keong atau udang hias di akuarium Anda untuk menambah keragaman. Namun jika terlalu kecil, mereka akan dimakan discus. Ikan cupang juga dapat dipelihara dengan ikan discus, namun ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menempatkan kedua spesies ikan ini bersama-sama.

Pembiakan Ikan Discus

Ini mungkin bukan hal yang ingin Anda dengar, tetapi membiakkan ikan discus tidak akan mudah. Ini adalah tantangan mutlak, namun Anda tidak boleh berpaling darinya. Lagi pula, siapa yang tidak ingin melihat discus kecil Anda tumbuh dan menjadi salah satu ikan yang paling cantik untuk dipelihara?

Tentu lebih baik membiakkannya di rumah daripada hanya membelinya, bukan? Apalagi discus harganya juga mahal. Sekarang mari kita lihat apa yang dibutuhkan spesies ini agar mau berkembang biak. Pertama, Anda harus sangat konsisten dan tepat dalam mengatur kondisi air. Bahkan sedikit penyimpangan dari nilai ideal dapat merusak keseluruhan rencana.

Cara terbaik untuk melakukannya adalah membiarkan betina bertelur dan kemudian memindahkannya ke akuarium terpisah. Setelah telur dikeluarkan betina, ada kemungkinan besar betina akan mulai memakannya. Jantan lebih cenderung menjaga telurnya, tetapi Anda juga bisa mengeluarkannya jika Anda khawatir.

Dan meski tidak ada yang menjaga telur di dalam akuarium, mereka akan baik-baik saja. Anda akan melihat burayak keluar dari telur dalam tiga hari. Cukup beri mereka makanan komersial yang bergizi begitu mereka berenang bebas. Jangan campurkan burayak dengan ikan dewasa karena mereka akan disantap.

Kesimpulan

Seperti yang Anda lihat, tidak ada yang perlu dikhawatirkan saat merawat ikan discus di rumah. Selama Anda bisa mengukur kondisi air secara teratur dan menjaganya tetap konstan, mereka akan berkembang baik. Kami juga telah menyebutkan makanan yang harus Anda berikan kepada discus jika Anda ingin mereka tumbuh bahagia dengan warna-warni cerahnya.

Akuarium spesies khsus discus bisa agak beragam. Anda juga dapat menyetup akuarium komunitas dengan banyak spesies jika Anda mau. Pastikan Anda membeli akuarium yang cukup besar agar mereka merasa nyaman. Itu saja yang perlu Anda ketahui. Apakah Anda siap memelihara ikan discus?

Komentar Anda