10 Tanaman Akuarium yang Tidak Butuh Substrat untuk Tumbuh

Salah satu bagian paling menyenangkan dari menyetup akuarium adalah mengisinya dengan tanaman hidup. Sayangnya, mungkin sulit untuk memilih tanaman akuatik, dan tidak semua tanaman akuarium sama dalam hal perawatannya. Selain itu, beberapa tanaman perlu ditanam di substrat akuarium untuk tumbuh, yang meningkatkan kebutuhan perawatannya.

Tanaman Air Aquascape

Untungnya, banyak tanaman air yang dapat ditambahkan ke akuarium tanpa perlu ditanam di substrat. Ini mempermudah Anda untuk menambahkannya ke akuarium Anda dan membuatnya cocok dengan akuarium yang tidak memiliki substrat yang ramah tanaman.

Berikut adalah 10 tanaman air yang dapat Anda tambahkan ke akuarium Anda yang tidak memerlukan substrat.

Tanaman Akuatik yang Tak Butuh Substrat

1. Java Moss

Tanaman aquascape Java Moss

Java moss adalah pilihan yang sangat baik untuk penghobi akuarium yang mencari tanaman terendam yang tidak memerlukan substrat. Java moss akan menempel pada batu dan kayu apung di akuarium Anda tanpa perlu ditanam di substrat.

Anda juga dapat membeli Java moss dalam jumlah besar, jadi kami memilihnya sebagai tanaman akuarium terbaik dan paling ekonomis yang tidak membutuhkan substrat.

Java moss tidak hanya terlihat cantik di akuarium Anda; tanaman ini juga bermanfaat bagi ikan Anda. Misalnya, Java moss bisa menjadi makanan yang bagus untuk burayak atau bayi ikan yang baru terbentuk. Burayak seringkali sulit untuk diberi makan oleh pemiliknya karena mereka tidak sekuat ikan lainnya dan dapat diganggu ikan lain sampai tidak bisa makan.

Untungnya, Java moss bisa menjadi sumber makanan yang sangat baik bagi mereka. Tanaman ini juga akan memberikan perlindungan yang sangat dibutuhkan dari matahari karena moss yang tidak menempel pada batu atau kayu apung akan mengapung di atas air.

Kelebihan:

  • Tidak perlu ditanam di substrat
  • Menyediakan makanan yang baik untuk burayak

Kekurangan:

  • Tidak cocok untuk akuarium air dingin

2. Hornwort

Tanaman aquascape hornwort

Hornwort adalah tanaman yang sangat baik untuk pemula yang tidak butuh terlalu banyak perawatan. Itu sebabnya kami memilihnya sebagai tanaman akuarium terbaik yang tidak membutuhkan substrat dalam daftar ini. Hornwort biasanya ditemukan mengambang di atas air di alam liar, dan Anda dapat melakukan hal yang sama di akuarium rumah Anda.

Hornwort juga dapat ditanam di substrat dan ditanam sebagai tanaman terendam di akuarium; jika Anda memutuskan untuk membuat akuarium yang menggunakan substrat ramah tanaman, Anda dapat mengambil beberapa tanaman hornwort dan menanamnya di akuarium baru Anda juga.

Hornwort tumbuh cukup cepat, ciri yang biasanya dilihat sebagai kelemahan di alam liar. Namun di dunia akuarium, tanaman cantik ini akan dengan cepat mempercantik akuarium dengan kehadirannya. Hornwort juga akan memberikan sedikit naungan ke akuarium Anda karena mengapung di atas air!

Kelebihan:

  • Bisa ditanam atau dibiarkan terapung
  • Mudah dirawat

Kekurangan:

  • Dapat tumbuh terlalu cepat dan memenuhi akuarium

3. Duckweed

Tanaman aquascape Duckweed

Duckweed adalah tanaman perawatan rendah yang sempurna untuk pemelihara ikan pemula atau pemelihara ikan yang malas. Tidak ada rahasia khusus untuk menumbuhkan duckweed, Anda cukup memasukkannya ke dalam akuarium dan membiarkannya mengapung di sana dan tanaman ini akan tumbuh.

Duckweed tumbuh sangat cepat, sehingga beberapa aquarist tidak menyukainya dan melihatnya sebagai tanaman hama yang mematikan. Tetapi mereka yang menyukai duckweed tidak dapat berpaling dari tanaman permukaan yang mudah dirawat ini.

Selain mudah tumbuh, duckweed juga dapat memberikan naungan yang diperlukan untuk akuarium Anda. Pastikan tanaman ini tidak tumbuh terlalu banyak dan mencegah tanaman Anda yang lain mendapatkan sinar matahari yang penting.

Kelebihan:

  • Perawatan mudah
  • Tanaman permukaan yang memberikan keteduhan

Kekurangan:

  • Beberapa menganggapnya sebagai tanaman hama

4. Anubias Nana

Tanaman aquascape Anubias Nana

Anubias nana adalah variasi “nana” dari tanaman Anubias barteri. Tanaman ini menempel pada kayu apung dan tumbuh indah, tebal, daun hijau. Setelah terhubung ke sepotong kayu apung, mereka tumbuh sendiri dengan sedikit intervensi dari manusia, menjadikannya tambahan yang bagus untuk pemilik akuarium pemula atau yang sudah berpengalaman.

Ini adalah tanaman tangguh yang dapat menahan banyak kondisi air dan ikan pemakan alga yang mungkin menempel pada daunnya. Anubias nana bahkan dapat menangani banyak ikan pemakan tumbuhan yang mungkin menganggapnya sebagai camilan lezat.

Anubias nana bisa sedikit mahal harganya. Jadi jangan mulai membeli ini kecuali Anda sudah yakin untuk mendalami hobi memelihara ikan atau aquascape.

Kelebihan:

  • Cantik
  • Daun tebal tahan dimakan ikan

Kekurangan

  • Mahal

5. Java Fern

Tanaman aquascape Java Fern

Nama Java fern (pakis lidah kolam) merujuk pada pulau Jawa di Indonesia, tempat asalnya. Seperti Anubias nana, Java fern suka menempel pada batu dan kayu apung untuk tumbuh. Umumnya mereka tumbuh di dalam dan sekitar aliran air tawar atau kolam di alam liar.

Pangkal Java fern menyerupai batang dan harus ditanam di atas substrat. Idealnya, alas ini akan menempel sendiri pada batu atau sepotong kayu apung. Menempatkan tanaman ini di dekat batu atau sepotong kayu apung akan membantunya menemukan rumahnya di akuarium Anda.

Kelebihan:

  • Dapat menempel pada batu atau ditanam di substrat
  • Bisa ditanam sebagai tanaman pot

Kekurangan:

  • Butuh air hangat

6. Water Lettuce

Tanaman aquascape Water Lettuce

Water lettuce atau apu-apu adalah tanaman pemula yang populer karena mudah tumbuh. Saking mudah tumbuhnya, tanaman ini telah menjadi spesies invasif di Florida dan telah dilarang. Ini adalah tanaman terapung, sehingga akan tumbuh di atas akuarium Anda dan menyerupai kepala selada hijau keabu-abuan.

Ini adalah tanaman permukaan yang baik untuk memberikan naungan dan perlindungan dari cahaya di akuarium Anda. Apu-apu paling cocok untuk akuarium ikan air dingin, tetapi dapat berhasil dipelihara di akuarium tropis.

Kelebihan:

  • Memberikan keteduhan untuk akuarium Anda
  • Baik untuk akuarium air dingin

Kekurangan:

  • Sangat mudah tumbuh dan invasif

7. Cabomba Hijau

Tanaman aquascape Cabomba Hijau

Cabomba hijau adalah tanaman terapung lain yang sangat baik untuk akuarium. Seperti hornwort, cabomba hijau dapat ditanam di substrat yang ramah tanaman dan ditanam sebagai tanaman terendam. Anda juga bisa menanam cabomba hijau sebagai tanaman terapung dengan menggunakan pupuk cair untuk merangsang laju pertumbuhannya yang cepat.

Cabomba hijau sedikit lebih intensif daripada tanaman yang lain dalam daftar ini. Untuk tumbuh dengan baik, mereka membutuhkan air hangat -idealnya antara 22 sampai 28 °Celsius. Anda juga dapat membiarkan cabomba hijau mengapung di atas akuarium Anda dan tumbuh!

Kelebihan:

  • Dapat ditanam sebagai tanaman latar atau dibiarkan mengapung
  • Merespon dengan baik terhadap pupuk cair

Kekurangan:

  • Dapat tumbuh terlalu cepat karena tingkat pertumbuhan yang tinggi

8. Crystalwort

Tanaman aquascape Floating Crystalwort

Crystalwort, atau Riccia fluitans, menjadi populer ketika aquarist terkenal Takashi Amano mulai mengikat tanaman ini ke kayu apung dan batu. Seperti Java moss, floating crystalwort adalah tanaman lumut yang akan menempel pada struktur padat untuk tumbuh.

Floating crystalwort membutuhkan sedikit cahaya untuk tumbuh dengan baik. Jadi akuarium teduh bukanlah tempat ideal untuk meletakkan tanaman ini. Namun ini adalah tanaman yang mudah dirawat karena dapat menahan berbagai kondisi air, membuatnya sangat baik untuk aquarist pemula dan pro.

Suhu akuarium yang ideal adalah antara 13 sampai 30° Celsius, kisaran luas yang mencakup akuarium air dingin dan hangat. Pupuk cair dianjurkan untuk mendorong pertumbuhan yang sehat bagi tanaman ini.

Kelebihan:

  • Dapat dibiarkan mengapung, diikat ke batu, atau ditanam sebagai karpet latar depan
  • Tahan berbagai kondisi akuarium

Kekurangan:

  • Membutuhkan pencahayaan yang tepat jika dipelihara sebagai tanaman terendam

9. Ludwigia Repens

Tanaman aquascape Ludwigia Repens

Ludwigia repens adalah tanaman yang sangat baik untuk menambahkan sedikit warna ke akuarium apa pun karena memiliki banyak warna. Selain itu, Ludwiga repens mudah tumbuh, entah Anda menanamnya di substrat atau membiarkannya mengapung bebas di akuarium Anda. Jadi, tanaman ini bagus untuk akuarium yang tidak memiliki substrat ramah tanaman.

Ludwiga repens tidak memiliki kebutuhan perawatan khusus, sehingga cocok untuk pemula. Namun pemelihara ikan yang berpengalaman dapat menambahkan CO2 untuk membuat daunnya berubah warna menjadi merah cantik yang akan menambahkan percikan warna pada aquascape Anda.

Kelebihan:

  • Memiliki beberapa pilihan warna
  • Dapat ditanam atau mengapung dengan bebas

Kekurangan:

  • Memelihara tanaman merah membutuhkan tambahan CO2

10. Rotala Indica

Tanaman aquascape Rotala Indica

Rotala Indica adalah tanaman rapuh namun cantik yang dapat ditanam di substrat yang ramah tanaman atau dibiarkan mengambang bebas. Sayangnya, karena ini adalah tanaman yang rapuh, ini tidak akan cocok untuk akuarium berisi ikan agresif yang dapat merusak atau membunuh tanaman. Sebaliknya, tanaman ini paling cocok untuk akuarium berisi ikan yang lembut dan tidak akan menganggu tanaman.

Selain itu, Rotala indica memang membutuhkan pencahayaan yang kuat. Akuarium dalam ruangan membutuhkan lampu yang menyediakan setidaknya 3-5 watt daya ke tanaman mereka. Ini juga merupakan tanaman tropis. Akuarium Anda membutuhkan heater yang bisa menjaga air pada suhu setidaknya 22 °Celsius agar tanaman ini dapat berkembang.

Kelebihan:

  • Tanaman yang indah
  • Dapat ditanam di substrat yang ramah tanaman jika diperlukan

Kekurangan:

  • Rapuh

Nah itulah sepuluh jenis tanaman akuatik yang bisa tumbuh tanpa substrat. Tanaman-tanaman ini cocok untuk akuarium ikan biasa atau aquascape. Dan kami juga membahas tentang cara memilih tanaman akuatik yang bagus di artikel berikutnya.

Komentar Anda