Berapa Lama Umur Kelinci Peliharaan? (Umur Rata-rata dan Maksimal)

Kita semua ingin hewan peliharaan kita berumur panjang, sehat, dan bahagia. Entah kita memiliki kucing, anjing, burung, kelinci, hamster, atau jenis hewan peliharaan lainnya, kita pasti melakukan segala yang kita bisa untuk memberi mereka kehidupan terbaik.

Umur Kelinci

Satu hal yang selalu ingin kita ketahui saat membawa hewan peliharaan baru ke dalam keluarga adalah berapa lama kita bisa memiliki hewan itu alias berapa umumnya harapan hidup hewan tersebut. Dalam kasus kelinci peliharaan, jawaban atas pertanyaan itu umumnya antara 8 sampai 12 tahun.

Banyak faktor yang berkontribusi pada harapan hidup kelinci. Teruslah membaca artikel ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang berapa lama umur rata-rata dan maksimal kelinci peliharaan Anda serta bagaimana Anda dapat memastikan mereka menjalani kehidupan terbaiknya.

Ras Kelinci Peliharaan Umum

Faktor pertama yang akan berkontribusi pada umur kelinci Anda adalah jenisnya. Secara umum, ras kelinci yang lebih besar memiliki umur yang lebih pendek daripada ras kelinci yang lebih kecil.

Ada lebih dari 50 jenis kelinci domestik yang berbeda di dunia. Dan sepuluh ras kelinci yang paling umum dirawat orang sebagai hewan peliharaan adalah sebagai berikut:

  • Ras campuran (mixed)
  • Holland lop
  • Lionhead
  • Mini lop
  • Mini rex
  • Dutch
  • Flemish giant
  • Netherland dwarf
  • English angora
  • Californian

Dari 10 ras kelinci ini, Flemish giant adalah yang terbesar dan umumnya hidup antara 5 hingga 7 tahun. Trah yang lebih kecil, seperti mini lop dan Netherland dwarf, dapat hidup dari 10 hingga 12 tahun jika dirawat dengan benar. Meskipun jarang, beberapa kelinci peliharaan dilaporkan bisa hidup hingga 15 tahun.

Faktor-Faktor Lain yang Mempengaruhi Umur

Seiring dengan jenis kelinci yang Anda pilih sebagai hewan peliharaan, banyak faktor lain yang turut berkontribusi pada umur mereka. Beberapa di antaranya dapat Anda kendalikan hanya dengan memastikan Anda merawat kelinci peliharaan Anda dengan benar.

Kelinci sama seperti kucing dan anjing karena mereka membutuhkan nutrisi yang baik, olahraga, perawatan, dan habitat yang aman untuk berkembang.

Olahraga

Kelinci membutuhkan banyak olahraga agar mereka tetap sibuk dan mencegah kenaikan berat badan. Benda-benda sederhana yang mendorong olahraga dan eksplorasi adalah terowongan, perosotan, ember, dan kotak.

Memberi kelinci Anda jatah setidaknya 3 hingga 4 jam setiap hari di luar kandang untuk berkeliaran dan menjelajah di tempat yang aman akan membantu mereka tetap sehat.

Kebanyakan kelinci peliharaan menyukai mainan, tetapi mereka bisa cepat bosan dengan mainan itu, jadi kuncinya adalah variasi. Kelinci yang bosan adalah kelinci yang destruktif, jadi jika Anda tidak ingin hewan peliharaan Anda mengunyah perabotan atau karpet Anda, Anda harus membuat mereka terstimulasi secara mental.

Nutrisi

Kapan Kelinci Mati

Selain olahraga, nutrisi yang baik juga bisa memperpanjang umur kelinci peliharaan Anda. Seperti semua hewan peliharaan lainnya, kelinci akan bertambah berat badannya jika diberi makan berlebihan. Jika mereka tidak diberi makanan yang bervariasi, mereka berisiko kekurangan nutrisi.

Ada beberapa makanan yang dibutuhkan kelinci peliharaan Anda untuk mengasup nutrisi yang tepat dan jenis makanan lain yang dapat ditambahkan ke menu mereka saat dibutuhkan. Ini meliputi:

  • Sayuran – Sayuran hijau, wortel, brokoli, dan lainnya.
  • Jerami – Jerami menyediakan serat dan mencegah penyakit gigi. Ini harus membentuk sebagian besar menu makanan kelinci karena mereka perlu mengunyahnya agar gigi mereka tidak tumbuh terlalu panjang.
  • Pelet kelinci – Ini hanya untuk melengkapi menu makanan inti mereka. Hindari yang mengandung kacang-kacangan, jagung, dan biji-bijian.
  • Camilan – Camilan sesekali boleh saja diberikan, hanya saja jangan memberinya terlalu banyak. Kelinci menikmati buah sebagai hadiah.
  • Air – Kelinci selalu membutuhkan akses ke air bersih.

Habitat

Habitat tempat tinggal kelinci Anda juga merupakan faktor penting dalam memperpanjang umur mereka. Kelinci harus dipelihara di tempat yang aman dan nyaman. Mereka harus memiliki sangkar atau kandang yang cukup besar bagi mereka untuk melompat-lompat dan berkeliaran. Mereka juga harus mendapatkan banyak waktu olahraga di luar kandang setiap hari.

Di kandangnya, kelinci Anda perlu memiliki tempat kotoran, atau jika kandangnya terbuat dari kawat dengan dasaran kawat, tempat kotoran bisa diletakkan di bawahnya. Mereka juga harus memiliki tempat yang bersih dan empuk untuk berbaring serta tempat terpisah untuk makanan dan air. Anda harus membersihkan kandang dan kotorannya setiap hari untuk mencegahnya berbau dan membuat kelinci terpapar bakteri berbahaya.

Terakhir, Anda harus selalu memantau kelinci Anda dengan cermat saat mereka keluar dari kandangnya. Mereka harus dijauhkan dari hewan peliharaan lainnya. Kelinci juga bisa menaiki tangga Anda, tetapi mungkin kesulitan untuk turun. Anda harus menjauhkan mereka dari tangga untuk mencegahnya jatuh dan cedera.

Kesehatan

Terakhir, Anda dapat membantu kelinci peliharaan Anda memaksimalkan harapan hidupnya dengan membawanya ke dokter hewan untuk pemeriksaan tahunan. Kunjungan ini akan membantu memantau kesehatan mereka secara keseluruhan dan mengingatkan Anda akan setiap perubahan kondisi kelinci Anda.

Anda juga disarankan untuk memandulkan atau mensterilkan kelinci saat mereka berusia 6 bulan. Kelinci betina memiliki resiko tinggi terkena kanker rahim dan kelenjar susu fatal yang sering terjadi pada usia muda.

Kesimpulan

Meski sebagian besar kelinci peliharaan dapat diharapkan hidup antara 8 dan 12 tahun, ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk memaksimalkan kesehatan dan umur mereka. Dengan memperhatikan berbagai hal penting seperti olahraga, nutrisi, habitat, dan perawatannya, maka Anda dapat memastikan bahwa Anda akan memiliki sahabat bertelinga panjang yang menggemaskan ini selama mungkin!

Komentar Anda